Pengundian Tiket MMI Dilakukan
Selasa, 18 Mei 2004 23:57 WIB
Jakarta - PT Magnum Metropolitan Indonesia (MMI) melakukan penarikan perdana undian olahraga meski sempat diwarnai didemo oleh Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Mahasiswa Anti Judi (GMAJ). Penarikan perdana undian berhadiah MMI digelar di Gedung Soft Ball Senayan, Selasa (18/5/2004) guna mengundi tiket dari kompetisi road race di sirkuit Sentul yang berlangsung pada tanggal 9 Mei 2004 lalu.Penekanan sirene oleh Burhan Gustaman, Direktur MMI menjadi pembuka acara pengundian perdana tiket MMI. Hadir juga dalam acara tersebut adalah Muhammad Alif dari Departemen Sosial dan wakil dari KONI Suwisma. Pada penarikan tersebut MMI hanya melakukan tujuh kali penarikan untuk tujuh hadiah. Sehingga semua nomor itu termasuk dari tiket seharga Rp 2.500 sampai Rp Rp 100 ribu memiliki kesempatan memenangkan hadiah yang sama.Namun, cara ini berbeda dengan yang diterangkan pihak MMI saat peluncuran tiket undian, Rabu (5/5/2004) lalu. Saat itu Wakil Direktur MMI Andi Baso mengatakan bahwa harga tiket berpengaruh pada hadiah yang akan diberikan. Sementara Manajer Marketing MMI Boris Gultom meluruskan akan kesimpangsiuran mengenai harga tiket dan juga hadiahnya. "Semua harga tiket sama hadiahnya karena tetap satu poin," tegas Boris kepada detikcom. Namun, Boris dan juga Burhan tidak dapat mengetahui dengan pasti tiket yang sudah terjual dalam kompetisi road race tersebut. Keduanya menunjuk ke bagian penjualan untuk mengetahui berapa tiket yang terjual. "Mungkin perkiraannya sirkuit sentul memuat kapasitas 10 ribu penonton. Sedangkan yang datang sekitar 8 ribu orang. Semua tiket sama untuk mendapatkan hadiah," tukas Boris. Sedangkan tata cara penarikan diambil dari bola-bola bertuliskan angka di dalam dua tabung. Tabung pertama khusus menentukan hadiah yang terdiri dari tujuh bola. Lima bola hitam hadiah utama dan dua bola putih hadiah hiburan. Sementara tabung kedua berisi angka 0 sampai 9 yang hanya khusus untuk nomor undian. Bola bola yang sudah bertuliskan angka keluar dari lubang yang tersedia untuk empat nomor undian. Penarikan pertama keluar adalah untuk hadiah utama ke-V dengan nomor 0342 yang mendapatkan uang tunai Rp 80.000. Kedua, Hadiah utama keempat dengan nomor 8223 berhak menerima uang tunai Rp 250.000. Sementara hadiah utama I mendapatkan barang seharaga Rp 7,5 juta. Hadiah utama II akan mendapatkan barang seharga Rp 1,5 juta. Hadiah utama ketiga juga mendapatkan barang seharga Rp 600.000.Ketika ditanyakan jika tidak ada pemenangnya dari undian ini, Boris membantah. "Pasti ada. Kita lihat saja nanti tapi saya tetap yakin bahwa pemenangnya undian ini pasti ada," jelas Boris. Saat dilakukan pengundian, di luar anggota FPI yang berjumlah sekitar 100 orang mendemo acara tersebut. Mereka membawa tongkat kayu saat mendatangi Pintu I Senayan dan berorasi menuntut pembubaran MMI. Massa FPI juga menyebut kegiatan penjualan tiket pertandingan berhadiah adalah perjudian terselubung. Sementara Boris tidak ingin menanggapi demo tersebut dengan mengatakan menyerahkan semua kepada masyarakat untuk menilai."Kami hanya ingin mengembalikan semuanya kepada masyarakat, biar masyarakat saja yang menyikapinya dan kami hanya menunggu reaksi dari masyarakat," ujarnya. Sedangkan mengenai pembagian hasil keuntungan dari penjualan tiket kepada KONI, baik Boris Gultom dan Andi Baso mengatakan bahwa KONI akan mendapatkan 50 persen. Padahal sebelumnya dikatakan KONI hanya akan menerima 5-10 persen saja. (key/)











































