Lagi, Athena Diguncang Bom

Lagi, Athena Diguncang Bom

- Sport
Kamis, 20 Mei 2004 07:10 WIB
Jakarta - Kepolisian kota Athena tampaknya harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan olimpiade. Belum lagi dimulai, lagi-lagi ancaman bom telah dialamatkan buat 'kota dewa-dewi' itu. Setelah beberapa waktu lalu markas kepolisian di pinggir kota Athena diguncang tiga bom berskala rendah, Kamis (20/5/2005), ibukota Yunani itu kembali menerima ancaman bom. Untung bom yang ditaruh beberapa meter di luar kompleks olahraga terbesar kedua di Yunani, Hellenikon, itu gagal meledak. Penemuan bom berpaket kecil itu awalnya dipicu oleh sebuah telepon misterius seorang yang mengaku menaruh bom di suatu dealer mobil yang diterima oleh surat kabar setempat. Segera setelah menerima telepon itu, pihak surat kabar "Eleftherotypia" segera menghubungi pihak kepolisian yang dengan cepat menurunkan tim mirip Gegana di Indonesia untuk melakukan prosedur-prosedur penjinakan bom. Langkah yang mereka lakukan di antaranya adalah dengan memberdayakan robot-robot penjinak bom buatan Jerman yang dibeli oleh kepolisian Athena khusus untuk pengamanan olimpiade. Menurut pihak kepolisian, paket bom itu merupakan bom buatan tangan (home made), yang tampaknya bukan dibuat oleh pihak yang mengebom markas polisi beberapa pekan lalu. "Bom itu tak punya kemiripan dengan bom-bom yang meledak di (markas polisi) Kallithea," ungkap juru bicara kepolisian seperti dikutip Reuters, Kamis (20/5/2004). Beberapa saat setelah penemuan bom itu, sebuah kelompok radikal yang menamai dirinya "Pejuang Revolusioner" mengaku bertanggung jawab. Kelompok yang belum jelas siapa pemimpinnya itu memberi peringatan kepada turis asing dan pemimpin dunia untuk tak menghadiri perhelatan empat tahunan olimpiade. Tak pelak penemuan bom ini membuat spekulasi soal kesiapan Athena menggelar olimpade kembali mengemuka. Jika ancaman bom terus tak terkendali hingga perhelatan multi event terbesar itu digelar, maka dana 1 juta Euro (1.2 juta Dollar AS) yang dialokasikan untuk pengadaan keamanan akan sia-sia belaka. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads