Petinggi IOC Dihukum Dua Tahun Penjara

Petinggi IOC Dihukum Dua Tahun Penjara

- Sport
Kamis, 03 Jun 2004 17:52 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Kim Un-yong divonis dua setengah tahun penjara oleh pengadilan Korea Selatan karena kasus korupsi.Kim ditangkap oleh pihak kepolisian bulan Januari lalu ketika sedang berada di rumah sakit karena tersangkut dengan kasus korupsi di Komite Olimpiade Korea Selatan dan Federasi Taekwondo Dunia. Kim dituduh menerima sogokan sebesar 3,8 milyar won ($3.27 Juta) dari federasi taekwondo. Uang itu disinyalir merupakan uang suap dari beberapa ofisial olahraga dan orang-orang bisnis yang terkait dengan olahraga asli Korea itu.Hari ini, Kamis (3/6/2004), pengadilan menjatuhi Kim hukuman 2,5 tahun penjara. "Hukuman yang akan diterima oleh Kim Un-yong adalah dua setengah tahun dalam penjara dan denda sebesar 788.29 Juta Won (Sekitar $677.100)," ujar seorang ofisial di distrik Seoul. Hukuman yang diterima oleh orang yang cukup berpengaruh di organisasi olimpiade dunia itu sebenarnya lebih ringan dari yang diminta oleh jaksa penuntut yaitu 7 tahun penjara. Meski hukuman telah dijatuhkan namun pengacara Kim tampaknya akan mengajukan banding. Pasalnya ia menganggap bahwa hukuman itu terlalu kejam. "Entah Kim bersalah atau tidak, mengingat usia dan sumbangsihnya buat negara, saya pikir putusan hakim terlalu kejam," ujar pengacara Kim, Oh Se-Chang, kepada reuters. "Tindakan yang dilakukannya kala itu merupakan hasil dari kepemimpinan ala diktator yang terjadi di Korea pada sekitar 1970-an dan 1980-an. Sangat tak adil menilai Kim dengan menggunakan nilai-nilai yang dianut sekarang," lanjutnya.Tahun lalu (2003) Kim terpilih menjadi wakil presiden IOC untuk kedua kalinya. Ia kemudian mengundurkan diri dari seluruh jabatan struktural di organisasi olahraga di Korea Selatan. Namun sejak akhir Januari lalu Kim diskor oleh IOC dan menjalani persidangan tiga bulan yang menghadirkan sejumlah pejabat penting IOC, orang-orang bisnis terkemuka, dan pejabat olahraga Korea. Kasus korupsi ini sebenarnya bukan yang pertama buat Kim. Sebelumnya ia juga pernah menerima peringatan serius dari IOC karena terlibat dalam skandal penyuapan atas kasus penunjukkan kota Salt Lake sebagai tuan rumah olimpiade musim dingin 2002. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads