Momen Pembuktian Dua Petinju Terbaik Anak Bangsa

Momen Pembuktian Dua Petinju Terbaik Anak Bangsa

- Sport
Sabtu, 16 Apr 2011 17:36 WIB
Momen Pembuktian Dua Petinju Terbaik Anak Bangsa
Jakarta - Juara dunia tinju kelas bulu super WBA Chris John besok akan mempertahankan gelarnya melawan rekan senegaranya, Daud "Cino" Yordan. Duel ini merupakan sebuah momen pembuktian keduanya.

The Moment of Truth, demikian label yang diberikan promotor untuk pertarungan kedua petinju Indonesia itu, yang akan digelar di JIEXPO Hall D, Kemayoran, Jakarta, pada hari Minggu (17/4/2011) malam WIB.

Buat sang juara bertahan, ini adalah upaya Chris John dalam rangka mempertahankan titelnya untuk kali ke-14. Sedangkan buat Yordan, ini adalah kesempatan besar buat petinju asal Kayong Utara, Kalimantan Barat, itu untuk menjadi seorang juara dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œTerima kasih untuk Chris John yang memberi kesempatan pada saya. Cita-cita saya dari kecil sudah di depan mata, dan saya tidak akan melepaskannya. Mudah-mudahan saya bisa menang,” cetus Daud Yordan dalam konferensi pers di JIEXPO, Sabtu (16/4) sore.

Sang penantang, dalam usianya yang baru 23 tahun, adalah petinju peringkat lima badan WBA dan delapan WBO. Dari 28 kali naik ring, ia memenangi 27 di antaranya, termasuk 21 kali dengan KO/TKO. Satu-satunya kekalahan diderita dari petinju Panama, Celestine Cabelero di Florida, pada April 2010, dengan angka.

Kali terakhir petinju setinggi 170 cm itu naik ring adalah di Jakarta pada 5 Desember silam. Ia hanya memerlukan waktu 19 detik untuk menjatuhkan Damian Marchiano dari Argentina di ronde pertama.

Adapun Chris John, hingga kini belum ada petinju yang mampu mengalahkannya. Pria kelahiran Banjarnegara, Jawa Tengah, 14 September 1979 itu sudah naik ring 46 kali dengan hasil 44 menang (22 KO) dan dua kali seri. Di waktu dan tempat yang sama dengan Daud Yordan mengalahkan Marchiano, petinju berjulukan β€œThe Dragon” itu mengalahkan Fernando Saucedo (Argentina) dengan angka 12 ronde.

β€œKami ditanya banyak orang, kenapa dua anak bangsa terbaik ini diadu. Tapi ini sudah dirancang sangat lama. Apapun yang terjadi, siapapun yang menang, dia adalah seorang merah putih, putra bangsa yang akan membawa nama Indonesia di pentas internasional,” tutur promotor pertandingan, Raja Sapta Oktohari, dari Mahkota Promotion.

Saat timbang badan, kedua petinju dalam kondisi ideal dan sehat untuk bertarung. Bobot Chris John tercatat 57,0 kilogram, sedangkan Daud Yordan 57,1 kg.

β€œApakah Chris John mampu mempertahankan gelarnya untuk ke-14 kalinya, apakah Daud Yordan bisa pula menjadi juara dunia, inilah saatnya untuk membuktikan. Ini adalah The Moment of Truth,” tegas promotor muda itu.


(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads