Pembangunan Tujuh Venue SEA Games Terkendala Proses Tender

Pembangunan Tujuh Venue SEA Games Terkendala Proses Tender

- Sport
Rabu, 04 Mei 2011 00:07 WIB
Pembangunan Tujuh Venue SEA Games Terkendala Proses Tender
Palembang - Dengan waktu gelaran kian mendekat, tujuh dari 22 venue SEA Games XXVI pembangunnya malah belum dikerjakan. Hal itu disebutkan karena terkendala proses tender.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang menyebut adanya kendala proses tender, yang sumber dananya dari APBN.

Alex Noerdin mengatakan pihaknya dapat saja memulai pembangunan ketujuh venue tersebut asalkan ada jaminan dari pihak tertentu kalau langkah tersebut tidak menyalahi aturan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkadang ada orang yang tidak mengerti langsung memberikan komentar. Kalau ada yang menjamin, saya bisa lakukan dan memulai pembangunan ketujuh venue tersebut," katanya kepada pers di Palembang, Selasa (03/05/2011).

Alex sendiri mengaku pihaknya sadar betul dan sangat memahami aturan main yang ada karena yang diigunakan adalah uang negara sehingga harus melalui beberapa proses dan prosedur, seperti tender dan lain-lain.

"Membangun ketujuh venue tidak begitu sulit karena bukan pekerjaan fisik berat. Seperti membangun venue panjat tebing, softball dan lain-lain. Artinya, adalam kurun waktu dua sampai tiga bulan sudah selesai," kata Alex Noerdin.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada tujuh dari 22 venue SEA Games XXVI di kawasan Jakabaring Sport City (JBC), Jakabaring, Palembang, yang belum dikerjakan. Hal itu terungkap pekan lalu dalam rapat kepanitian Inasoc (Indonesia SEA Games Organizing Committee) di Palembang.

(tw/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads