Pengecekan tersebut dilakukan panitia dari Dinas Pemuda dan Olahraga DKI pada Jumat (6/5/2011) tengah malam, melibatkan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi, Satpol PP, dan perwakilan PB PASI.
"Ini merupakan prosedur standar internasional untuk setiap lomba lari. Selain untuk memastikan jarak, pengecewakan ini juga untuk mengetahui kondisi jalan, apakah aman untuk para pelari. Jika ada lobang, genangan air, dan lain-lain, kita harus memperbaikinya," terang ketua Komisi Perlombaan PB PASI, Sumartoyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pengamatan detiksport yang mengikuti pengecekan tersebut, setiap kerusakan yang ditemukan, yang dinilai bisa mengganggu kenyamanan dan keamanan pelari, dicatat dan penanganannya diserahkan ke Dinas PU.
Jakarta International 10K 2011, yang disponsori oleh Milo dari Nestle, akan digelar pada 5 Juni. Menurut ketua panitia yang juga kepala Bidang Pembinaan Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga DKI, Syahril Jamil, event ini ditargetkan diikuti sampai 35 ribu orang, setelah tahun lalu melibatkan sampai 30 ribu peserta.
"Kami berharap masyarakat khususnya warga Jakarta lebih berpartisipasi dalam mengikuti event ini, karena ini juga merupakan salah satu program HUT Jakarta. Hadiah uang yang kami sediakan juga lebih besar dibanding tahun lalu, juga ada door prize," ujarnya.
Lomba lari 10 km ini dibagi ke dalam empat kelompok yaitu elit internasional (putra/putri), elit nasional (putra/putri), umum (putra/putri), dan pelajar (putra/putri). Panitia menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah, termasuk jika ada pemecahan rekor dunia.
==
Foto: Menjelang start Jakarta International 10K 2010. (dok. Detiksport).
(a2s/mrp)











































