Para atlet tersebut, tidak terkecuali para pesepakbola timnas U-23 mendapat materi wawasan kebangsaan dan bela negara. Mereka diharapkan akan tampil mati-matian untuk meraih gelar juara bagi Indonesia.
"Kita kasih wawasan kebangsaan dan bela negara. Dan kita kasih semangat ke mereka bahwa yang ada di sini adalah patriot terpilih, orang-orang khusus yang akan berjuang bagi negara," kata Komandan Latihan Satlak Prima Letkol Inf Ricahrd Tampubolon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, para atlet mulai memahami tugas mereka berada di bawah bimbingan para pelatih di Pusdikpassus. Meski awalnya, ada beberapa atlet yang mengeluhkan kondisi yang ada di sana.
Misalnya tidur harus berbarengan satu dengan yang lain, kamar mandi tanpa shower maupun air panas, serta jam makan yang diatur ketat dan harus cepat.
"Ada yang mengeluh. Tapi kita jelaskan bahwa ini adalah pendidikan. Dengan kondisi seadanya, bagaimana caranya mereka harus memiliki semangat juang untuk membela bangsanya sendiri," jelas Richard.
Sebagai atlet, sambung Richard, para atlet harus rela mengorbankan kepentingan pribadi dan kepentingan lain. "Pengorbanan dalam berbagai hal itu harus dirasakan sebagai tanggungjawab terhadap bangsa," tandasnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 77 atlet dari 10 cabang olah raga yang akan mengikuti SEA Games 2011.
(ors/arp)











































