Ancaman Longsor di Sejumlah Jalur Sudah Diantisipasi

Tour de Singkarak 2011

Ancaman Longsor di Sejumlah Jalur Sudah Diantisipasi

- Sport
Kamis, 02 Jun 2011 16:30 WIB
Ancaman Longsor di Sejumlah Jalur Sudah Diantisipasi
Padang - Ajang balap sepeda tahunan di Sumatera Barat, Tour de Singkarak (TdS), akan secara resmi digelar tanggal 6 hingga 12 Juni 2011 mendatang. Letak geografis Sumatera Barat yang mayoritas kawasan perbukitan layak menjadi perhatian pembalap, terutama pada ancaman tanah longsor yang bisa kapan saja terjadi.

Informasi yang berhasil dihimpun detikSport menyebutkan, ancaman longsor paling besar akan muncul saat balapan memasuki etape III yang melewati rute Pariaman-Mukomuko-Kelok 44-Kec.Matur Agam-Bukittinggi.

Kawasan perbukitan di Mukomuko dan Bukittinggi dianggap menyimpan potensi terjadinya tanah longsor setiap saat. Jalur di etape II yang melintasi Padang-Sicincin-Pariaman juga dianggap memiliki potensi bencana serupa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Burhasman Boer, saat dikonfirmasi mengenai ancaman longsor di sejumlah jalur TdS 2011 tidak menampiknya. Namun, ancaman tersebut diuakuinya tidak terlalu besar.

"Kalau ada ancaman longsor, untuk tahun ini tidak terlalu besar, dan itu semuanya sudah diantisipasi," ungkap Burhasman kepada detikSport melalui sambungan telepon seluler, Kamis (2/6/2011).

Untuk antisipasi terjadinya longsor tersebut, Burhasman menjelaskan, panitia sudah melakukan serangkaian peerbaikan. Proses pengerjaannya diakui akan tuntas paling lambat H-1 pelaksanaan balapan atau tanggal 5 Juni mendatang.

"Dinas PU yang mengerjakan dan semuanya akan selesai H min satu nanti," jelas Burhasman.

Selain perbaikan sejumlah infrastruktur pendukung, ancaman tanah longsor juga diantisipasi dengan penempatan sejumlah petugas dan alat berat. Ini dimaksudkan untuk mempercepat proses evakuasi material longsor apabila ancaman tersebut benar-benar terjadi.

TdS 2011 akan diikuti oleh 234 pebalap dari 15 tim/negara yang meliputi Jepang, China, Iran, Indonesia, Filipina, Australia, Malaysia, Belanda, Inggris, China Taipei, Selandia Baru, Irlandia, Rusia, Kyrgistan dan Spanyol. Khusus peserta dari dalam negeri akan terbagi dalam 10 tim, yang meliputi sejumlah klub profesional dan tim nasional balap sepeda.

Ke-234 pembalap tersebut akan bertarung menaklukkan 7 etape, yaitu kawasan Kota Padang sebagai pembuka, Padang-Sicincin-Pariaman (etape II); Pariaman-Bukittinggi (III); Bukittinggi-Lembah Harau (IV); Payakumbuh-Sawahlunto (V); Sawahlunto-Istana Basa Pagaruyung (VI A); Istana Basa Pagaruyung-Padang Panjang (VI B); Padang Panjang-Danau Kembar (VII A); dan Danau KeVII B).


Agenda Tour de Singkarak 2011

6 Juni
Etape I : Padang (Sirkuit Race-5 Lap)

7 JuniΒ 
Etape II : Padang - Sicincin - Pariaman

8 JuniΒ 
Etape III : Pariaman - Mukomuko - Kelok 44 - Kec.Matur Agam - Bukittinggi

9 JuniΒ 
Etape IV : Bukitinggi - Payakumbuh - Lembah Harau (rute baru)

10 JuniΒ 
Etape V : Payakumbuh - Piladang - Tabek Patah - Talawi - Sawahlunto (rute baru)

11 Juni
Etape VI A : Sawahlunto - Simani - Paninggahan - Sumpur - Ombilin - Rambatan - Istana Basa Pagaruyung
Etape VI B : Istana Basa Pagaruyung - Batipuh - Padang Panjang

12 Juni Β 
Etape VII A : Padang Panjang - Batipuh - Danau Singkarak - Arahan Panjang - Danau Kembar
Etape VII B : Danau Kembar - Batang Barus - Kayu Arau Patung Ayam - Danau Singkarak




(krs/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads