Berikut petikan tanya jawab wartawan dengan Andi di Istana Presiden, Jln. Veteran, Jakarta, Selasa (21/6/2011) siang:
Bagaimana persiapan SEA Games sejauh ini?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukankah ada kekurangan anggaran Rp 2,1 triliun?
Itu yang sedang kita musyawarahkan bagaimana. Tapi itu 'kan idealnya. Artinya bahwa tentu saja kita akan menggunakan berapapun dana yang bisa disediakan.
Berapa dana yang sudah didapat dari kekurangan dari 2,1T itu?
Ini masih di bahas di APBNP, tetapi kan ada yang sudah dapat 1,1 T lebih. Tapi ada beberapa kekurangannya dan sebagian kita tutupi dengan sponsor. Tapi ada beberapa bagian dari APBNP lagi.
Berarti tinggal 1 triun lagi kurangnya?
Yang jelas begini, ada pembicaraan mengenai penambahan anggaran untuk penyelenggaraan bukan untuk veneu, tetapi juga ada yang kita usahakan melalui sponsor. Semakin banyak kita dapat sponsor, kan semakin jalan.
Dari 2,1 yang diajukan berapa?
Jadi ini sesi dalam pembicaraan dengan dewan keuangan, Bappenas, dan DPR, dan sponsornya berapa-berapa belum bisa dibicarakan.
Kalau yang gubernur Sumsel ke Jenewa cari sponsor?
Kalau itu yang saya tahu untuk Omega, timer (pencatat waktu resmi).
Kalau untuk SEA Games?
Ya sudah ada beberapa, Garuda, Panasonic, Indofood, lalu MNC GROUP, hehehehe...
Nilai total berapa?
Tanya INASOC (Indonesia SEA Games Organizing Committee). Mereka yang mengurus.
(a2s/mrp)











































