Untuk mencapainya, jalan Sean memang tidak mudah. Saat ini, ia tengah merintis usahanya tersebut dengan cara melakukan balapan di dunia gokart.
Yang paling dekat, Sean bakal tampil di Sirkuit Sarno Italia pada awal bulan September, tepatnya 6-9 September, di mana ia akan memakai sasis baru scuderia dan pabrikan baru PCR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, tahun depan ia juga akan melakukan tes Formula Abarth yang biasa dilakukan seorang pembalap sebelum tampil di ajang Formula 3.
Dengan tes dan deretan ajang yang diikuti tersebut, Sean menargetkan diri untuk bisa tampil di ajang F1 pada 2015. Pelatihnya, Dennis van Rhee, optimistis Sean bisa mewujudkan mimpinya, meski terbilang tak gampang.
βNamun saya sangat optimistis Sean bisa tampil di F1. Butuh perjuangan memang,β ujar Van Rhee pada rilis yang diterima detikSport.
Sean sendiri saat ini masih fokus untuk beradaptasi dengan mesin PCR, yang menurutnya lebih bagus dari pabrikan sebelumnya, Tony Cart.
βPas pake Tony Cart speed (kecepatannya) memang bagus. Tapi tidak konsisten. Saya juga bisa minta sasis sesuai yang saya inginkan di PCR,β kata Sean.
(roz/din)











































