Pada putaran kedua yang berlangsung di Sirkuit Essay, Prancis, 27-28 Agustus lalu, Senna sukses menempati peringkat ke-18 dari 44 pegokar yang mewakili berbagai negara Eropa dan Asia.
Ia juga berada di posisi 27 dari 44 pegokar saat turun di sesi Qualifying Time Trial (QTT) di group ganjil. Padahal baru kali inilah Senna turun di Sirkuit Essay.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun, tiba-tiba cuaca kembali berubah panas begitu sesi QTT berjalan tiga menit. Ini tentu saja menguntungkan beberapa pegokart yang tetap memakai ban kering. Beruntung, Senna masih bisa tembus posisi 13 dari 22 peserta," kata ayah Senna, Stanley Iriawan, dalam rilis yang diterima detikSport.
"Pada lap awal QTT, sirkuit sangat basah dan saya merasa tim melakukan pemilihan yang tepat dengan menggunakan ban basah. Tetapi memasuki lap ke-4, cuaca menjadi terik dan sirkuit cepat berubah menjadi kering," paparnya.
Dengan kondisi tersebut, Senna mengaku tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena apabila masuk pit untuk ganti ban maka ia tidak dapat melanjutkan sesi QTT lagi.
"Dan Alhamdullilah saya masih bisa dapat posisi ke-13 dari 22 peserta. Inilah balap, saya berharap di babak kualifikasi dapat finis lebih baik dan bisa masuk Final grup A," harap Senna.
Dari tiga babak kualifikasi yang diikuti Senna, dan masing-masing berlangsung dalam 9 laps, ia finis di urutan 17, 13 dan 12. Walhasil total poin yang ia kumpulkan adalah 42 atau menempati urutan ke-27. Untuk masuk ke dalam Grup A, hanya 28 pembalap teratas yang bisa masuk dan selebihnya masuk ke Grup B.
Performa Senna memang belum lepas dari kesalahan yang ia buat sendiri. Tetapi itu tidak mengurangi rasa puas timnya mengingat torehan waktunya cuma terpaut 0,2 detik dari pegokart tercepat dari Macau, terlebih baru kali inilah Senna bertanding di Sirkuit Essay.
Dengan hasil yang di peroleh di Prancis, Senna kini berada di urutan 32 dari 51 negara klasemen sementara, atau naik dari posisi sebelumnya di peringkat ke-44.
Akhir September ini Senna akan bertolak ke Eropa untuk mengikuti putaran terahkir WSK Master di sirkuit Viterbo, Italia. Kemudian pada 1-2 Oktober depan ia akan turun di seri Asia Karting Open Championship (AKOC) putaran tiga di Sirkuit Sentul, Indonesia.
(krs/mrp)











































