Pegolf Muda Indonesia Berusaha Taklukkan Eropa

Pegolf Muda Indonesia Berusaha Taklukkan Eropa

- Sport
Selasa, 13 Sep 2011 20:48 WIB
Pegolf Muda Indonesia Berusaha Taklukkan Eropa
Jakarta - Namanya adalah Rory Hie. Usianya baru menginjak angka 23 pada 1 September lalu. Dalam akun Twitter-nya, Rory menulis professional golfer sebagai bio-nya. Ya, dia adalah pegolf muda Indonesia yang tengah menatap sesuatu yang besar di depannya.

Rory, seperti halnya Rio Haryanto atau Sean Gelael di arena balap, adalah salah satu atlet muda Indonesia yang tengah berusaha untuk menancapkan nama di dunia internasional. Namanya memang belum banyak dikenal, tapi bukan berarti prestasinya tak mentereng.

Sempat dua tahun bersekolah di University of Southern California, Amerika Serikat, yang merupakan tempat kelahiran Tiger Woods, Rory menjadi satu-satunya pegolf Indonesia yang mampu menembus European Tour pada tahun 2010 silam, yang mana membuatnya mendapatkan European Challenge Member. Kerja keras yang tidak didapat dengan mudah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di golf, kita harus bisa memahami segala sesuatu tentang dunianya. Makanya, sekarang saya harus fokus di sini," ucapnya dalam perbincangan santai bersama detikSport di Royale Jakarta Golf Club, Selasa (13/9/2011). Untuk alasan fokus di golf itu jugalah, ia memilih untuk menunda sementara kuliahnya di bidang komunikasi.

Rory yang mengenakan setelan polo shirt berwarna biru, didampingi kedua orang tuanya, Tommy dan Rita Hie, yang beberapa kali juga menceritakan beberapa prestasi sang putra. "Kemarin dia baru jadi juara di China," sahut Tommy, yang juga berperan sebagai caddy Rory, menyinggung keberhasilan Rory di China Tangshan PGA Tour 2011.

Keberhasilan di Tangshan, yang didapatkannya tiga hari setelah hari ulang tahunnya, bukanlah satu-satunya pencapaian Rory di tahun 2011 ini. Selain turnamen tersebut, ia juga menjadi runner-up di Indonesia Open (One Asia) dan Indonesia PGA Championship (One Asia).

Kini, Rory tengah menargetkan diri untuk tampil di European Tour 2012, yang babak kualifikasinya bakal berlangsung di Jerman dan Prancis dari September hingga Desember mendatang. Rory mengaku, ini bukan perkara mudah karena artinya ia harus bersaing dengan menjadi salah satu di antara 3.000 pegolf, sementara mereka yang dinyatakan lolos kualifkasi hanya 30.

"Yang terpenting sekarang adalah membiasakan diri dulu. Kalau optmistis, iya, tapi yang penting fokus dan latihan dulu, baru nanti hasil mengikuti," ucap Rory, yang menempati ranking 6 dunia amatir pada 2008, tahun di mana ia memulai kariernya sebagai profesional. "Ya, karena kalau menang 'kan juga ada karena faktor X, keberuntungan, juga," tukas Tommy menambahi.

Besok, Rabu (14/9), Rory sudah berangkat ke Eropa untuk melakoni babak kualifikasi European Tour 2012. Setelah perbincangan, Rory pun kembali berlatih, mengayunkan tongkat golfnya, untuk melihat seberapa tinggi tingkat keakuratannya.

"Inilah yang kadang-kadang susah di dalam golf. Kita harus tahu timing-nya, kapan harus melepaskan trigger untuk memukul," lugasnya, dan sesaat kemudian mengayunkan tongkatnya,


(roz/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads