Hal ini membuat PT Batubara Bukitasam (PT BA) selaku pihak yang membiayai pengerjaan venue tenis menjadi berang. Rombongan yang langsung dipimpin oleh Dirut PTBA, Sukrisno, melakukan peninjauan ke lokasi venue yang terletak di Jakabaring Sport City (JSC), Jakabaring, Palembang, Senin (19/09/2011).
"Memang ada kerusakan,tapi tidak akan menganggu pertandingan karena yang rusak tersebut bukan berada di lapangannya, hanya di bagian luarnya saja," ujar Sukrisno kepada pers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan hanya ditambal, tapi harus dibongkar semuanya. Bila perlu para pekerja harus bekerja ekstra 24 jam nonstop untuk memperbaikinya," katanya. "Waktu satu bulan sudah harus selesai semuanya, jangan sampai terjadi ada bagian yang amblas."
Menurutnya, PTBA sendiri belum melakukan serah terima venue ini dan baru akan dilaksanakan pada awal Oktober.
"Yang jelas kerusakan itu tidak akan sampai menganggu jalannya pertandingan, untuk yang di tribun juga aman karena konstruksinya sudah sesuai perencanaan," katanya.
Terkait kerusakan itu, salah satu Direktur PTBA, Ir Tiendas Mangeka, menganggapnya tidak besar. "Yang rusak tidak terlalu parah, namun media terlalu membesar-besarkannya. Foto yang dimuat pun sudah di-zoom sehingga terlebih lebih besar dari aslinya," ujar Tiendas.
(a2s/roz)











































