Penandatanganan tersebut bertempat di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2011) siang WIB dengan dihadiri oleh Sekjen Inasoc (Indonesia SEA Games Organizing Comittee) Timbul Thomas Lubis.
Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2011 untuk kebutuhan penyelenggaraan SEA Games XXVI sebesar Rp700 miliar akan segera dicairkan. Rinciannya Rp 690 miliar untuk kebutuhan penyelenggaraan SEA Games dan Rp 10 miliar untuk Paragames.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dari dana APBN 2011, segera dicairkan dana sebesar Rp 674 miliar, dengan perincian Rp 65 miliar untuk DKI Jakarta dan Rp 62 miliar untuk Sumsel. Sisanya pun ditampung pihak pusat untuk alasan yang sama.
Penandatanganan MoU ini sudah bisa dilakukan setelah Perpres dan Kepres diteken. Sebelumnya, Inasoc telah memberikan catatan kepana Kemenpora mengenai hal-hal mendesak yang sangat membutuhkan dana, seperti katering dan broadcasting.
"Ya, ini semuanya harus segera dicairkan supaya kita semua bisa jalan," ujar Timbul ketika ditanyai oleh wartawan.
"Sejauh ini semuanya berjalan lancar. Persiapan juga lancar, hanya tinggal tunggu dananya saja," lanjutnya.
SEA Games XXVI memang menemui banyak kendala. Selain proses pencairan dana yang berjalan lambat, beberapa venue di Palembang pun belum siap sepenuhnya.
Kekhawatiran mundurnya pelaksanaan SEA Games pun sempat muncul. Namun Menpora Andi Mallarangeng membantah hal tersebut.
(roz/din)











































