Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah

Grand Prix Voli Dunia

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah

- Sport
Kamis, 08 Jul 2004 11:05 WIB
Jakarta - Meski tidak menjadi peserta Grand Prix Voli Dunia, Indonesia boleh berbangga hati. Pasalnya, salah satu putaran seri II dunia ini akan digelar di Jakarta pada 16-18 Juli mendatang.Pertandingan Grup F yang diisi oleh tim papan atas dunia, Kuba, Jepang, Rusia dan Jerman siap menyemarakkan Jakarta dengan aksi-aksi lapangannya. Tepatnya, di Istora Gelora Bung Karno keempat negara ini akan saling memperebutkan poin-poin kemenangan untuk posisi teratas klasemen. Hasil dari tiga seri grand prix ini akan dihitung dan enam tim yang mengantongi poin tertinggi berhak tampil di putaran final yang berlangsung di Italia 19-24 Agustus mendatang. Untuk menggelar ajang bergengsi dunia tentu dibutuhkan persiapan yang matang. Pihak Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) mengaku siap menjadi tuan rumah perlehatan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, dana sebesar rp 1,5 miliar dikeluarkan untuk akomodasi hotel dan pelayanan standar yang ditetapkan FIVB (Federasi Bola Voli Internasional). "Hasil yang kita peroleh tentu lebih dari sekedar unsur olahraganya. Ini sebagai pembuktian diri kalau kita mampu menggelar event standar internasional. Apalagi di tengah adanya larangan berkunjung ke Indonesia oleh beberapa negara," ujar Sekretaris Umum Saptandri di kantor PP PBVSI, Jakarta, Kamis (8/7/2004). Kekhawatiran soal keamanan di saat pemilihan presiden tidak menjadi kendala. Menurut Saptandri, keempat negara telah mengkonfirmasikan kehadirannya ke Jakarta. "Sampai sekarang seluruh tim telah memastikan kehadiran mereka untuk mengikuti kejuaran ini. Mereka sama sekali tidak mempersoalkan masalah keamanan usai pelaksanan pemilu presiden kita."Bagi para pecinta voli yang penasaran ingin melihat bintang dunia, bisa langsung menonton pertandingan tersebut ke Istora. PBVSI mengeluarkan tiket seharga Rp 30 ribu dan Rp 50 ribu. Pihaknya menargetkan sekitar 7000 penonton akan memenuhi Istora. Mengenai hadiah bagi para pemenang, PBVSI bukan pihak yang menyediakan, melainkan FIVB. "Kita hanya membayar sejumlah dana kepada FIVB untuk sebagai penyelenggara pertandingan. Untuk hadiah kita tidak ikut serta," tandasnya.Pemenang pertama dari seri kedua ini akan mendapat hadiah sebesar 35 ribu dollar, peringkat dua 25 ribu, sedangkan tim peringkat tiga dan empat masing-masing menerima kocek sebesar 20 ribu serta 15 ribu dollar. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads