Polygon Sweet Nice Ingin Pelan-pelan Saja

Speedy Tour d\'Indonesia

Polygon Sweet Nice Ingin Pelan-pelan Saja

- Sport
Sabtu, 08 Okt 2011 00:59 WIB
Polygon Sweet Nice Ingin Pelan-pelan Saja
Jakarta - Polygon Sweet Nice sejauh ini jadi tim dengan peluang terbesar menjuarai Speedy Tour d'Indonesia 2011. Tapi tim asal Jawa Timur itu enggan terbuai dengan fakta tersebut dan memilih berkonsentrasi di setiap etape demi meraih kemenangan.

Dari lima etape yang sudah dihelat sejak akhir pekan lalu, PSN kini berada di puncak klasemen umum tim. Dengan waktu 48 jam 26 menit 16 detik, PSN unggul 10,5 menit dari peringkat kedua Germany Wurtternberg Team di posisi kedua serta 10,54 menit dari peringkat ketiga, Team Hong Kong-China.

Balapan sendiri masih menyisakan lima etape lagi, yakni dengan etape Gilimanuk-Kintamani, Selasa (11/10) mendatang sebagai yang paling berat karena para pembalap kembali harus menemui trek tanjakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Performa PSN boleh dibilang stabil karena mereka selalu menempatkan pembalapnya di atas podium pada lima race. Dimulai Bambang Suryadi, lalu Jimmy Pranata kemudian Bambang lagi. Diteruskan Eko Nandra Wahyudi dan terakhir Dani Lesma tampil sebagai pemenang di etape kelima.

Apalagi tipe-tipe pembalap di tim juara bertahan itu juga merata. Ada Bambang dan Dani yang tangguh saat Climbing dan tipe sprinter macam Jimmy. Ketiga pembalap itu ada di tiga besar, klasemen Best Sprinter dan Best Climber.

Jika saja mereka mampu mempertahankan performa di tiga etape sebelum memasuki Pulau Bali, maka gelar tim terbaik di STDI tahun ini sudah pasti akan direbut mereka.

Tapi PSN enggan jumawa dan lebih memilih memfokuskan diri para penampilan mereka di setiap etape.

"Kami punya waktu istirahat sehari dan beruntung para pembalap bisa memulihkan konsisinya. Juga di etape ke-6, kami juga harus tetap waspada dan mengontrol lawan," tukas Wawan.

"Untuk memegang Yellow Jersey dan klasemen tim sampai etape terakhir? Nanti dulu, kami selalu melihat dari etape ke etape bagaimana peluang kami. Tim-tim lain seperti Hong Kong dan Jerman juga berpeluang besar. Yang penting kami bisa mempertahankan performa tim," tuntasnya.

Memang tantangan terberat bakal datang dari pembalap Eropa dan juga Hong Kong. Kini tinggal kta tunggu apakah mereka mampu menunjukkan "taringnya" hingga akhir etape, kita tunggu saja.

Balapan sendiri kini sedang memasuki masa rehat sehari, Jumat (7/10) sebelum dimulai lagi pada Sabtu (8/10) dengan start di Solo dan berakhir di Pacitan.


(mrp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads