Kegagalan Bambang mengejar dua rivalnya Eric Sheppard dan Christoph Springer di etape ke-9, membuatnya harus digeser Eric, yang akhirnya jadi pemenang STDI di etape ke-10, Rabu (12/10/2011).
Bambang pun gagal mengulangi prestasi seniornya di tim Polygon Sweet Nice (PSN), Herwin Djaya, yang merebut Yellow Jersey tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stage kemarin saya memang lengah, tak melihat pergerakan Eric Sheppard dan Christoph Springer. Saya hanya menahan Team Hong Kong. Ya mungkin itu bukan rezeki saya," ujar Bambang.
"Dengan gelar tim ini serta pembalap Indonesia terbaik, kekecewaan saya terobati. Ini berkat kerjasama tim juga, karena kami harus mati-matian mempertahankan kejaran tim Hong Kong," sambungnya.
"Biarlah kekecewaan kemarin jadi milik saya sendiri saja."
Penampilan Bambang di tour tahun ini tidaklah mengecewakan. Dengan umurnya yang baru 21 tahun dan baru pertama kali mengikuti kejuaraan ini, ia mampu jadi andalan PSN dan sempat mempertahankan Yellow Jersey selama tiga etape (durasi terlama selama STDI 2011).
"Untuk balapan tahun ini saya senang. Rutenya menantang dan cuacanya pun panas, apalagi di Nganjuk," ujarnya.
"Target tahun depan di kompetisi ini? Saya belum bisa bilang apa-apa soal itu. Yang pasti saya ingin mencoba tampil lebih baik lagi saja," pungkasnya.
(mrp/a2s)











































