PSN jelang etape ke-10, Rabu (12/10/2011) memang terancam terdepak posisinya dari puncak klasemen tim. Sebab dengan selisih cuma detik, Hong Kong China Team bisa merebutnya di etape terakhir.
Apalagi penampilan rivalnya itu cenderung stabil di 2-3 etape terakhir, sementara PSN cenderung menurun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan tak lupa tim asal Surabaya itu mengucapkan terima kasih atas bantuan tim Putra Perjuangan serta Jatayu Cycling Team, yang berhasil menahan laju Hong Kong Team menjelang akhir balapan.
"Kita cuma amankan posisi teratas klasemen tim saja. Dan kita berhasil, Saya senang," tutur manajer tim, Wawan Setyobudi.
"Kita dibantu Putra Perjuangan dan Jatayu Cycling Team. Saya sangat berterima kasih pada mereka. Kalau tak ada mereka, kemungkinan besar lepas klasemen tim," lanjutnya.
"Hong Kong breakaway terus pas tanjakan. Ada 2 pembalap mereka lepas, no 71 dan 74, lalu saya minta Bambang (Suryadi) dan Jimmy (Pranata) memepet mereka."
Meski gagal membawa Bambang menjadi juara umum di klasemen pembalap, tapi secara umum Wawan puas dengan penampilan anak buahnya pada STdI.
"Secara umum saya puas dengan kinerja anak-anak. Apalagi tim ini minim pengalaman, cuma Matnur saja yang senior. Tapi tim ini masih bisa fight dan bersaing dengan tim kuat lainnya," puji Wawan.
"Dibanding tahun lalu, kali ini lebih berat dalam hal etape dan juga para tim pesaing," tuntasnya.
(mrp/krs)










































