Eric tampil di Speedy Tour d'Indonesia 2011 dengan memperkuat tim Plan B Cycling. Pemuda Australia berusia 19 tahun itu adalah pembalap termuda kedua di timnya, setelah Luke Joyce yang satu tahun lebih muda darinya.
Yang unik, Eric si pemenang STdI 2011 ini sebenarnya bisa tampil di ajang tersebut cuma karena menggantikan salah satu pembalap utama Plan B, Peter Smith. Timnya menunjuk Eric setelah Smith cedera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, akibat serba dadakan itu pula Eric kemudian sempat jadi "anak hilang" di Jakarta karena tak ada satupun perwakilan timnya yang datang menjemput. Tak memiliki nomor kontak rekan-rekannya, Eric tidak lantas habis akal.
"I look like a lost boy. Aku langsung datang saja ke Jakarta dan mencari hotel tempat mereka menginap usai bercakap-cakap dengan rekan timnku di Facebook. Aku bahkan tidak punya nomor telepon mereka," ujarnya sambil tertawa-tawa.
Dari pembalap pengganti yang lantas menjelma jadi "anak hilang", kisah Eric mencapai klimaks tatkala dirinya menjadi pahlawan timnya. Ia merebut gelar juara di Tour d'Indonesia tahun ini.
"Jadi aku sangat beruntung bisa memenangi kejuaraan ini. Aku senang bisa menang di sini. Aku sangat menikmati kejuaraan ini dan kota-kotanya pun sangat bagus. Aku paling senang Semarang karena di sana cuacanya panas dan aku senang panas," lugas pemuda yang hobi bermain game itu.
(mrp/krs)











































