Terakhir kali Chris John naik ring adalah saat mengalahkan Daud Yordan, April lalu. Saat itu, The Dragon berhasil mengalahkan yuniornya tersebut lewat kemenangan angka.
Rencananya, duel Chris melawan Merdov akan dipanggungkan di Challenge Stadium, Perth, Australia. Ini adalah upaya ke-15 Chris mempertahankan sabuk juara dunia yang direbutnya pada tahun 2003 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duel melawan Merdov akan menjadi duel kedua Chris di Australia. Sebelumnya, petinju asal Banjarnegara itu pernah mengalahkan Tommy Browne di Penrith, New South Wales, enam tahun silam.
Sebagai informasi, Merdov adalah petinju bergaya ortodoks yang pernah memenangi banyak gelar, antara lain gelar WBO Intercontinental, EE-EBU (European External European Union), dan kini juara EBA (European Boxing Association). Sepanjang kariernya, petinju berusia 35 tahun itu memiliki catatan 32 kali menang (24 KO) dan tujuh kali kalah.
"Ini pertama kalinya saya bertemu petinju Eropa yang punya gaya main berbeda. Oleh karena itu, saya belum bisa bicara soal target," aku Chris dalam teleconference dari Perth.
"Secara umum, persiapan tidak berbeda jauh dengan pertandingan lainnya. Hanya saja soal strategi yang berubah karena lawannya berbeda," tambah petinju berusia 32 tahun ini.
Sementara itu, dalam partai tambahan duel Chris versus Merdov, Daud Yordan akan menghadapi petinju Amerika Serikat, Frankie Archuleta. Daud dan Archuleta akan memperebutkan gelar juara IBO Asia Pacific kelas bulu yang lowong.
Rencanaya, duel melawan Archuleta ini akan dijadikan Daud sebagai jembatan menuju kejuaraan dunia yang sudah dipersiapkan oleh Raja Sapta Oktohari di Amerika pada tahun depan.
(mfi/roz)











































