Kalahkan Jabar, DKI Jakarta Rajai Kategori Slalom

Indonesia Rafting Championship 2011

Kalahkan Jabar, DKI Jakarta Rajai Kategori Slalom

- Sport
Jumat, 25 Nov 2011 22:03 WIB
Ketambe - Setelah berjaya di nomor head to head, Tim arung jeram DKI Jakarta kembali merebut gelar juara di nomor slalom. Tim Ibukota mengungguli musuh bebuyutan mereka, tim 'young guns' Jawa Barat di ajang Indonesia Rafting Championship 2011

Para pengarung jeram dari DKI melaju kencang menerobos gawang (gate) yang disusun panitia. Ada 8 gawang yang harus dilalui dengan melawan arus. Sementara sisanya harus dilalui dengan melewati jeram yang deras.

Dalam sesi pertama, DKI Jakarta sebenarnya sempat menyentuh tiang salah satu gawang. Tapi perolehan waktu mereka sangat baik. Sementara di sesi kedua, mereka melaju mulus tanpa mengenai gawang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Catatan waktu pada hit pertama lebih baik dari hit kedua padahal penampilan DKI secara keseluruhan lebih baik pada hit kedua baik secara teknik maupun kekerapan dan tenaga dayungan serta kemulusan melewati setiap gate," ujar manajer Tim DKI Jakarta Lody Karua di lokasi Lomba, Ketambe, Aceh Tenggara, Jumat (25/11/2011).

Sementara Tim Jabar yang dimotori Rendy sukses menerobos semua gawang nyaris tanpa kesalahan. Hanya saja catatan waktu mereka masih berada di bawah DKI Jakarta.

DKI Jakarta tampil sebagai juara dengan catatan waktu 4 menit 4.95 detik dikuti Jawa Barat 4 menit 31.32 dan Jawa timur 4 menit 32.44.

Sementara 3 tim dari Kazakshtan masih belum bisa mengungguli dominasi tim-tim Indonesia. Walau mampu melewati gawang tanpa kesalahan, catatan waktu mereka masih di bawah tim DKI, Jabar dan Jatim.

Begitu pula 2 tim dari Malaysia, setelah perlombaan hari ketiga, kemampuan mereka masih jauh berada di bawah Indonesia dan Kazakshtan. Bahkan salah satu pendayung Malaysia terjungkal dari perahu saat hendak menyeberangi salah satu gawang.

Dalam kategori Slalom, peserta diharuskan melalui jalur-jalur tertentu yang ditetapkan melalui gate (gerbang) berupa sepasang tiang tergantung di atas arus sungai. Perahu karet peserta tidak diperbolehkan menyentuh gerbang ini, yang menyentuh dikenakan nilai penalti waktu.

(rdf/mrp)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads