Bonus Medali Beregu Naik

Jelang Olimpiade 2004

Bonus Medali Beregu Naik

- Sport
Senin, 19 Jul 2004 19:01 WIB
Jakarta - Bonus 1 miliar untuk medali emas olimpiade untuk beregu naik. KONI Pusat menambah nilai penghargaan medali untuk para atlet beregu menjadi 1,5 miliar rupiah.Demikian keterangan yang diberikan Sekjen KONI Pusat Djohar Arifin Husein kepada wartawan di kantor kerjanya Gedung KONI GBK Senayan, Senin (19/7/2004). Jika sebelumnya nilai bonus disamakan dengan medali untuk perorangan, maka sekarang nilai medali emas beregu berubah menjadi 1,5 miliar dan perak 750 juta rupiah.β€œKami memutuskan menambah nilai penghargaan untuk beregu, medali emasnya menjadi 1,5 miliar dan perak 750 juta. Sebelumnya kan hanya 1 miliar. Dan ini dalam bentuk uang tunai, tidak ada lagi bentuk asuransi atau macam lainnya,” kata Djohar.Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa KONI sudah mengirim administrasi 39 atlet yang bakal bertanding ke Athena, Yunani. Dengan demikian, tidak ada lagi penambahan jumlah atlet yang turun ke Olimpiade 2004. β€œSemua sudah fix, Indonesia mengirimkan 39 atlet dari 14 cabang olahraga. Tidak lagi yang masuk,” ujarnya.Djohar mengharapkan ke 39 atlet ini bisa melakukan yang terbaik untuk Indonesia. Rasa minder bertarung dengat atlet-atlet kelas dunia sebisa mungkin dihilangkan. Pasalnya, mental bertanding kadang menjadi momok para atlet Indonesia.β€œTinggal faktor mental yang perlu ditingkatkan, rasa minder dihilangkan. Ingat saja, kalau kesempatan bertanding di olimpiade itu adalah harta yang tak ternilai. Banyak sekali atlet dunia yang ingin berlaga di olimpiade itu tidak bisa masuk, tapi kamu (atlet) bisa.β€β€œHarus mampu berbuat yabg terbaik untuk bangsa. Untuk cabang yang tidak terukur diharapkan mereka bisa memecahkan rekor dirinya sendiri.” ujar Djohar. Meningkatkan mental, KONI sendiri telah mempersiapkan tim psikolog yang akan membantu para atlet. β€œSelain faktor dari diri sendiri dengan merasakan sebagai pejuang, tim psikolog juga akan membantu memberikan dorongan semangat.”Mengenai dana, KONI merencanakan sekitar 26 miliar termasuk bonus penghargaan akan diperlukan. 10 miliar dikabarkan telah berhasil dikumpulakan, namun untuk kekurangan dananya Djohar enggan mengungkapkannya.Tiga puluh sembilan atlet Indonesia yang berangkat ke olimpiade, jumlah terbesar berasal dari cabang bulutangkis sebanyak 14 atlet. Sisanya dari cabang olahraga Kano (1), Angkat Besi (7), Renang (3), Taekwondo(2), Atletik (2), Panahan (2), Tenis (2),Rowing (1), Menembak (1), Layar (1), Judo (1), Tinju (1) dan Balap Sepeda (10).Menurut peraturan IOC, 39 atlet ini hanya bolhe didampingi 16 ofisial. Namun berkat negoisasi yang sempat dilakukan Djohar di pertemuan IOC, Qatar beberapa waktu lalu, akhirnya Indonesia mendapat tambahan jatah kuota ofisal menjadi 30 orang. Ofisial ini terdiri dari pelatih, tim dokter dan tukang pijat. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads