Ia menegaskan, Indonesia harus merebut 250 medali emas dari ajang olahraga untuk kaum difabel yang akan diikuti 11 negara di kawasan Asia Tenggara tersebut untuk memenuhi target itu.
Hal tersebut ditegaskan Andi Mallarangeng usai menghadiri pengukuhan kontingen Indonesia untuk APG VI yang dilakukan di Balaikota Surakarta, Sabtu (10/12/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutan resmi di hadapan para atlet, Andi Mallarangeng menekankan bahwa keterbatasan fisik tridak menjadi halangan untuk mengharumkan nama bangsa, termasuk dalam bidang olah raga.
Dengan pelaksanaan APG VI di Solo, lanjut Andi, seluruh atlet Para Games yang telah dikukuhkan diharapkan mampu mengambil semangat PON pertama di Solo tahun 1948, yang saat itu berlaga dengan penuh perjuangan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia ada.
Selain itu Andi juga mengajak seluruh peserta untuk meneruskan spirit SEA Games di Palembang yang lalu, saat Indonesia tampil sebagai juara umum. Tema APG VI di Solo ini juga masih sama dengan SEA Games Palembang yang lalu, yaitu bersatu dan bangkit.
"Indonesia bisa. Mari kita jadikan ajang ini untuk sesering mungkin mengumandangkan Indonesia Raya di hadapan seluruh peserta. Target kita, jadikan seluruh peserta dari 11 negara itu hapal dengan Indonesia Raya karena seringnya mendengarkan," ujar Andi.
Digelar dua tahun sekali setelah setiap gelaran SEA Games, APG merupakan sebuah ajang multi-olahraga yang diperuntukkan buat para atlet dengan keterbatasan fisik.
(mbr/krs)











































