Khan kalah tipis (split decision), antara lain karena sempat dipotong satu angka karena mendorong lawannya di akhir ronde ketujuh, serta satu angka lagi di ronde ke-12 lantaran memukul saat ada break.
Pengurangan dua angka itu menjadi krusial karena dalam perhitungan juri, Khan menang 114-11 tapi kalah 112-113 dan 112-113 dari Peterson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku seperti melawan dua orang di sana. (Peterson) terus berusaha menerjangku. Dia terus masuk dengan kepala, memukul lebih rendah. Dia memang efektif dalam menekan, tapi aku bertarung lebih bersih," tutur Khan.
"Aku siap untuk pertarungan ulang. Aku sudah tahu, pasti berat bermain di kandang dia," sambungnya seperti dikutip Reuters.
Khan (26-2) sempat memukul jatuh lawannya di ronde pertama. Peterson (30-1-1) meladeni terutama dengan pukulan-pukulan ke arah badan lawan. Secara keseluruhan pertandingan ini dinilai seru dan menarik.
"Ini pertarungan 12 ronde, bukan tiga ronde. Aku tidak cemas waktu jatuh di ronde pertama," cetus Peterson.
"Banyak orang melihatku sebagai underdog," lanjutnya. "Mereka tak memberiku kesempatan menang. Aku pasti akan memberinya rematch. Dia memberiku kesempatan meraih titel, maka aku akan memberinya sebuah rematch."
(a2s/a2s)











































