Dilansir AFP, Selasa (20/12/2011), dari pertemuan tahunan WBC, keputusan itu diambil setelah pertandingan Hopkins-Dawson pada 15 Oktober silam telah dinyatakan "no contest". Sebelumnya wasit sempat memberi kemenangan pada Dawson setelah Hopkins roboh di ronde kedua.
Kubu Hopkins memprotes keputusan itu karena menganggap petinju berjulukan "The Executioner" itu terjatuh bukan karena pukulan lawannya itu. Ia pun mencium kanvas dengan posisi badan menindih tangan, sehingga langsung cedera bahu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk jilid II pertarungan tersebut WBC memberi sebuah klausul yang memungkinkan kedua petinju melakoni pertandingan lain sebelum melakukan mandatory fight tersebut.
Faktor ekonomi diperkirakan bisa mendikte siapa yang ingin diladeni Hopkins. Juara dunia tertua dalam sejarah tinju itu --akan 47 tahun pada 15 Januari nanti -- kabarnya sedang mengincar Lucian Bute, yang belum terkalahkan di kelas menengah super. Namun Bute konon ingin menghadapi Andre Ward.
Hopkins memiliki rekor 52-5 dengan dua kali seri dan 32 KO/TKO. Adapun Dawson mengoleksi 30 kemenangan (17 KO/TKO) dan satu kekalahan.
(a2s/krs)











































