Awal Kejayaan Djokovic

Kilas Balik Olahraga 2011 (Januari)

Awal Kejayaan Djokovic

- Sport
Senin, 26 Des 2011 11:41 WIB
Awal Kejayaan Djokovic
Jakarta - Novak Djokovic mengakhiri puasa gelar Grand Slam dengan tampil sebagai kampiun Australia Terbuka. Hasil gemilang ini merupakan awal dari kesuksesan petenis Serbia tersebut di sepanjang tahun 2011.

Gelar tersebut relatif mudah diraih oleh Djokovic. Menghadapi Andy Murray di babak final, petenis yang saat itu menjadi unggulan tiga sukses menundukkan Murray dengan straight set 6-4 6-2 6-3, dalam waktu 159 menit.

Dalam perjuangannya menuju partai puncak, Djokovic berhasil mengalahkan petenis tangguh seperti Tomas Berdych di perempatfinal dan mantan petenis nomor satu, Roger Federer di babak semifinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gelar ini merupakan gelar mayor yang kedua bagi petenis berusia 24 tahun itu setelah yang pertama diraihnya di ajang yang sama pada tahun 2008 dengan mengalahkan petenis Prancis, Jo-Wilfried Tsonga.

Sementara di bagian putri, Kim Clijsters menjadi jawaranya. Setelah tertinggal di set pertama, petenis asal Belgia tersebut berhasil bangkit untuk menaklukkan wakil China, Li Na dalam pertempuran tiga set 3-6 6-3 6-3 di partai final.

Sukses ini merupakan sukses lanjutan mantan petenis nomor satu dunia ini dalam menjuarai Grand Slam setelah di seri penutup 2010 dengan memenangi AS Terbuka.

Masih dari arena tenis, mantan petenis nomor satu dunia Justine Henin kembali memutuskan pensiun tak lama setelah tersingkir di turnamen Grand Slam berhadiah terbesar itu. Cedera siku berkepanjangan merupakan alasan Henin mundur dari dunia yang telah membesarkan namanya ini.

Dari arena bulutangkis, Indonesia gagal memperoleh satu gelar pun di turnamen Super Series Masters Final 2010 setelah wakil terakhirnya Vita Marissa/Hendra Aprida Gunawan dan Greysia Polii/ Meilina Jauhari hanya sampai babak semifinal.

Packelik prestasi Indonesia bersambung di gelaran Super Series. Di turnamen pembuka tahun 2011 yang digelar Malaysia, 'Merah Putih' cuma diwakili oleh Taufik Hidayat di babak final.

Pada akhirnya, Indonesia pun kembali hampa gelar setelah Taufik dikalahkan jagoan tuan rumah, Lee Chong Wei 8-21 17-21 hanya dalam waktu 37 menit saja.

Dari basket tanah air, Satria Muda Britama dipaksa mengubur mimpinya lolos ke babak playoff musim kedua ASEAN Basketball League (ABL) setelah ditekuk Philippines Patriots 74-77.

Kekalahan ini praktis mengubur ambisi SM untuk masuk empat besar ABL dan lolos ke playoff karena mereka hanya finis di posisi kelima di 15 pertandingan.

Dari otomotif, Toni Elias kembali ke MotoGP tahun ini usai di musim sebelumnya tampil sebagai juara Moto2. Selain itu, Karel Abraham dan Cal Cruthlow menjadi dua rookie yang ikut meramaikan ajang balap motor kelas premium ini.

(rin/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads