Proliga Kembali Digelar

Proliga Kembali Digelar

- Sport
Rabu, 08 Feb 2012 15:45 WIB
Proliga Kembali Digelar
Jakarta - Kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia, Proliga, kembali digelar. Sebanyak 15 klub akan beradu kekuatan di 12 kota, mulai pertengahan bulan ini selama tiga bulan.

Seri pertama akan diadakan di Palembang pada 17 Februari, dan putaran final di Jakarta pada 20 Mei. Sepuluh kota lain yang juga akan menghelat Proliga 2012 adalah Pekanbaru, Bontang, Solo, Yogyakarta, Banyuwangi, Surabaya, Indramayu, Semarang, Gresik, Malang, dan Bandung.

Dari 15 klub peserta musim ini, delapan adalah klub putra dan tujuh putri. Satu tim putra pendatang baru adalah Jakarta Pertamina. Sedangkan lainnya adalah tim-tim yang mengikuti kompetisi musim lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim-tim putra tersebut adalah juara bertahan Palembang Bank Sumsel Babel, Jakarta Sananta, Surabaya Samator, Jakarta Electric PLN, Semarang Bank Jateng, Jakarta BNI 46, dan Jogja Yuso.

Sedangkan di bagian putri diikuti juara bertahan Jakarta Electric PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Petrokimia, Jakarta TNI AU, Jakarta BNI 46, Indramayu Alko dan Bontang LNG Badak.

"Tahun ini tentunya lebih menarik. Persaingan ke tangga juara lebih ketat. Dengan waktu persiapan yang lebih lama, klub-klub ingin membuktikan diri dengan meraih kemenangan di setiap pertandingan. Makanya hampir semua tim sudah mengambil pemain asing sejak awal," ujar direktur Proliga. Hanny S. Surkatty, dalam jumpa pers di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (8/2/2012).

Sebagai pendatang baru, Jakarta Pertamina tidak memiliki target muluk-muluk. Meskipun beberapa pemainnya merupakan pemain lama.

"Kita sekarang ini ikut meramaikan saja. Tidak ada target," kata asisten manajer tim, Mono Asmanu.

Sementara itu Bina Sarana Informatika (BSI) sebagai sponsor baru Proliga akan memberikan beasiswa bagi para atlet bola voli nasional yang mau kuliah di kampus mereka. Beasiswa tersebut diberikan sampai selesai kuliah.

"Kami tidak hanya memberikan beasiswa atlet bola voli nasional, tapi seluruh atlet nasional cabang olahraga lainnya," ujar Ketua Yayasan BSI, Herman Partikto.


(a2s/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads