Nouldy yang lahir di Ambon, 9 Desember 1985, mulai dikenal sejak menjuarai PABA (Pan Asian Boxing Association) pada tahun 2011. Selama berlaga di kelas bantam WBA, ia mencatat rekor 24 kali menang (15 KO), satu kali seri, dan 10 kali kalah.
Ia akan melakoni pertarungan melawan Kameda di Yokohama, Jepang, untuk memprebutkan sabuk juara kelas bantam versi WBA. Kameda sendiri punya rekor yang terbilang bagus: 27 kali menang (17 KO) dan hanya menelan satu kekelahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menghadapi Kameda yang kidal, pelatih Nouldy, Errol Vanroom, merencanakan anak didiknya untuk berlatih tarung dengan dua petinju kidal. Sejak tiga minggu lalu, Nouldy juga sudah berlatih secara intensif di sebuah camp tertutup milik promotornya, Hani Yahya, di Jakarta Timur.
Dengan segala persiapan itu, Nouldy pun mengaku yakin bisa mengalahkan Kameda. Mantan juara tinju dunia asal Indonesia, Ellyas Pical, Nouldy juga juga menyebut bahwa mental pemenang yang dimiliki Nouldy juga bisa menjadi poin penting pada pertarungan nantinya.
"Dia sudah banyak berlatih dan banyak bertanding, tapi yang paling penting adalah tanamkan di pikiran, penting untuk menjadi juara dunia dan mempertahankannya, supaya nanti di Indonesia ini ada juara dunia lagi," ucap Elly.
(roz/mfi)











































