Panahan Incar Medali di Beijing 2008

Panahan Incar Medali di Beijing 2008

- Sport
Selasa, 03 Agu 2004 22:13 WIB
Jakarta - Pelatih panahan tim Indonesia Doland Pandiangan mengaku senang dengan optimisme anak asuhnya Lockoneko untuk menyumbang medali di Athena. Namun ia memiliki target berbeda.Ditemui wartawan yang mengunjungi kamp-kamp latihan tim Indonesia buat Olimpiade 2004 di bilangan Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa (3/8/2004), Donald mengatakan dirinya punya hitung-hitungan tersendiri. Meraih medali dinilainya sangat berat. Bisa masuk semifinal pun sudah bagus. Alasannya, performa atlet-atlet Eropa termasuk negara terkuat di Asia saat ini, Korea Selatan, secara teknis sudah meningkat pesat.β€œYang terpenting sih saya ingin mereka dapat memperbaiki peringkatnya di level dunia,” ungkap Donald. Untuk medali, tambahnya, target tersebut sebenarnya diproyeksikan untuk Olimpiade 2008 di Beijing, Cina.Di Athena Indonesia mengirim dua pepanah, yakni Lockoneko (putra) dan Rina Dewi (putri). Kemarin, usai pengukuhan kontingen Merah-Putih di Gedung KONI Pusat, Locko mengatakan dirinya cukup percaya diri untuk menyumbangkan medali buat negaranya.β€œLocko sudah mengungkapkan kepada saya komitmennya untuk masuk final di Yunani. Ini benar-benar bagus. Doakan saja ya,” pinta Donald pada wartawan.Diterangkan Donald, catatan terbaik Locko untuk jarak 70 meter adalah 335 poin per 36 luncuran anak panah, sedangkankan Rina 337 poin. Di level dunia catatan tersebut berkisar antara 330 sampai 340. β€œJadi, harapan memang masih ada.”Aturan main di OlimpiadeSementara itu Donald menjelaskan, kuota peserta panahan di Olimpiade tahun ini adalah 64 putra dan 64 putri serta tidak berlaku sistem unggulan. Sehari sebelum upacara pembukaan (13 Agustus), terlebih dulu digelar pertandingan untuk mencari peringkat 1 sampai 64 tersebut. Setelah pengenalan lapangan pada 14 Agustus, baru pada 15 Agustus para pepanah akan mulai berkompetisi. Sistem pertandingan adalah atlet peringkat satu diadu dengan peringkat 64, peringkat dua dengan 63, dan seterusnya.Yang menarik, ternyata cabang panahan belum dianggap komersil oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC). Jika daya jual tersebut tidak meningkat, mungkin saja olahraga ini dicoret dari Olimpiade berikutnya. Keputusan mengenai hal ini baru akan diambil pada pertemuan di Singapura tahun depan.Yang tak kalah unik adalah β€œtata cara” perlombaan di Athena. Agar lebih komersil, IOC menyarankan agar para pepanah tidak mengenakan baju warna merah, putih, atau oranye karena warna-warna tersebut tidak terlihat bagus di layar televisi. Mereka juga diharuskan memakai pakaian rapi, baju berkerah, dan dilarang mengenakan kaos oblong atau T-shirt. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads