PB Pertina masih kesulitan mencari petinju putri untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade 2012, menyusul dicoretnya dua atlet dengan alasan berbeda.
"Irene Sasihiang selama ini diharapkan punya kemampuan bagus. Tapi ternyata untuk persiapan, ia meninggalkan TC tanpa sepengetahuan pelatih. Kami memutuskan, kapanpun dimana pun, ia tidak bisa jadi juara. (Kami) tidak bisa menjadikan mereka wakil Indonesia," ujar Sekjen PB. Pertina, Junusul Hairy, di gedung PP. IKON, Senayan, Jakarta, Rabu (7/3/2012).
Satu atlet tinju putri yang juga dicoret adalah Niloyeni di kelas 51 kg. Alasan pencoretan tersebut menurut Junusul adalah tinggi badannya tidak sesuai (ideal).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β Untuk mendapatkan petinju putri, PB. Pertina akan memantaunya dari kejuaraan Piala Wapres yang akan digelar 24 Maret. Tapi jika tidak ada (yang potensial), hanya petinju pria yang akan dilibatkan di kualifikasi Olimpiade.
"Kalau tidak menemukan petinju wanita. Terpaksa kita berangkatkan dua putra saja yang saya sebutkan tadi. Dalam waktu dekat ini mereka akan kita kirim ke Thailand untuk ujicoba pada pertengahan bulan sebelum ke Kazakhstan," tandas Junusul.
Β
(/)











































