Lisa Rumbewas Tinggalkan Pelatnas

Lisa Rumbewas Tinggalkan Pelatnas

- Sport
Kamis, 05 Agu 2004 00:31 WIB
Jakarta - Lifter putri andalan Indonesia Lisa Rumbewas dilaporkan sempat meninggalkan pelatnas. Ia kecewa karena ibunya tidak diperkenankan mendampingi dirinya di Olimpiade 2004 minggu depan.Hal ini telah dibenarkan sang ibu, Ida Korwa, saat melakukan tanya jawab via telepon dengan wartawan di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (4/8/2004). Dikatakan Ida, anaknya itu kemarin pergi dari Hotel Atlet Century Park dan pulang ke rumahnya di kawasan Rawamangun.Ida menuturkan, Lisa merasa kecewa karena sudah sejak bulan Februari lalu mengirim surat ke KONI yang berisi permohonan agar ibunya diperbolehkan mendampinginya selama berada di Athena, Yunani. β€œKita seolah-olah diperjuangkan (oleh KONI), tapi nyatanya tidak,” ujar Ida, yang selama ini memang selalu menemani Lisa baik di saat berlatih maupun bertanding.Saat ditanya apakah hal ini ada masih kaitannya dengan kasus Lisa dengan pelatih kepala Lukman, Ida menjawab β€œtidak”. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Lukman melakukan kesalahan fatal dengan langsung membawa Lisa dan tiga lifter lainnya ke dokter non pelatnas untuk berobat, tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter KONI Pusat.Celakanya, obat yang diberikan dokter mengandung jenis doping tertentu sehingga mengancam para lifter tersebut untuk bisa tampil di Olimpiade. Hal ini sempat membuat Lisa dan teman-temannya cemas. Sementara itu Chief de Mission kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2004, Indra Kartasasmita, telah menghubungi Lisa dan ibunya lewat telepon. Dikatakan Ida, Indra melontarkan usul agar dirinya berangkat ke Athena belakangan alias menyusul.β€œLisa sih tidak apa-apa asalkan sebelum pertandingan saya harus sudah sampai di sana,” imbuh Ida, yang anaknya adalah peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000 di cabang angkat besi kelas 48 kg itu.Nada heran dilontarkan Sekjen KONI Djohar Arifin soal status Ida Korwa buat Lisa. Pasalnya, Ida bukanlah pelatih atau anggota ofisial. Kalau mau ikut ke Athena, katanya, seseorang harus jelas peranannya dan mengikuti prosedur yang ada. Kalau sebagai pelatih, misalnya, harus ada sertifikat resmi dan sebagainya.β€œSaya bingung harus menaruh ibunya Lisa sebagai apa,” tandas Djohar. β€œKami tidak pernah menerima surat permohonan yang dimaksudkan Lisa. Tiga surat dari dia yang kami terima adalah surat latihan di Lampung, surat pindah ke Jakarta, dan surat permohonan didampingi ibunya selama di pelatnas.”Surat yang ketiga sempat dirasa aneh, tapi KONI akhirnya mengabulkannya. Soal usulan Indra bahwa Ida akan menyusul, Djohar juga terkesan tidak yakin bisa. Pasalnya, urusan adminitrasi kontingen, seperti visa dan ID card, sudah diurus jauh-jauh hari. Namun belakangan, seperti dikatakan Ida, keinginan Lisa Rumbewas di atas dipenuhi KONI. Sang ibu nantinya akan dibuatkan visa kunjungan (turis). Hari ini, Kamis (5/8/2004), Lisa direncanakan sudah akan berlatih lagi seperti biasa. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads