Sebagaimana diketahui, untuk bisa tampil di balapan sekelas GP2 tak bisa jika hanya mengandalkan bakat dan skill saja. Keberadaan sponsor yang mau mendukung pendanaan operasional olahraga mahal ini akan sangat menentukan.
Setelah mensponsori Rio di GP3, Pertamina melanjutkan komitmennya dengan mendukung Rio di ajang GP3. Mereka pun akan membantu pebalap kebanggaan Indonesia itu dalam dua tahun ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk GP2 ini investasinya jauh lebih besar daripada GP2 dibanding sebelum-sebelumnya. Berdasarkan prestasi Rio dan timnya, kita langsung teken kontrak untuk dua tahun ke depan dengan nilai kontrak 4 juta euro," imbuhnya.
"Ini biaya yang cukup besar, tapi semua diinvestasikan untuk race, kendaraan, dan untuk Rio sendiri. Di samping investasi tersebut, tentu kami harus menyiapkan investasi lainnya untuk bisa tetap men-support Rio," jelas Harun.
"Ini adalah investasi jangka panjang dan sebagai perusahaan energi kami harus melakukannya. Apalagi, ini untuk kebaikan bangsa dan negara kita," katanya.
Rio sendiri mengaku bersyukur mendapatkan dukungan penuh dari Pertamina dan berharap bisa membalasnya dengan prestasi bagus di lintasan.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pertamina yang telah membantu mengembangkan karier balap saya sejauh ini dan mewujudkan target saya untuk bisa berlomba di kejuaraan GP2 tahun ini," tuturnya.
"Saya akan mencoba semaksimal mungkin untuk belajar di tahun pertama untuk terus bisa mengembangkan skill dan juga belajar dari Tim Carlin. Insya Allah saya bisa terus belajar dan mendapatkan hasil yang bagus untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama bangsa tentunya," kata Rio.
(mfi/a2s)











































