"GP2 didesain untuk melatih pebalap sebelum ke F1 dalam hal menjaga ban (agar tidak cepat aus). Saya melihat gaya membalap Rio sangat mirip dengan Jenson Button," cetus Hunnisett dalam jumpa pers di Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (20/3/2012) siang WIB.
"Rio adalah pebalap yang sangat smooth, dia bisa menjaga ban. Sementara kalau Lewis Hamilton, dia sangat cepat tapi boros ban," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat hal ini ditanyakan ke Rio, putra Sinyo Haryanto itu tampak malu-malu menjawabnya. Dia sendiri mengaku gayanya tak mirip siapa-siapa.
"Mekanik saya yang bekerja dengan saya melihat gaya saya sangat halus, mungkin mirip Jenson Button. Dia nggak terlalu boros dengan ban dan konsisten di setiap lap. Mungkin kalau Lewis Hamilton selalu agresif tapi kadang keluar lintasan dan bikin kesalahan," ujarnya.
"Kalau di race, bagi saya yang penting tetap berada di lintasan dan konsisten. Kalau mau agresif, harus tahu kapan waktu yang tepat," kata Rio.
Musim ini, Rio akan membalap di ajang GP2 untuk Tim Marussia Carlin. Dia akan mengikuti total 12 seri dan seri pertama akan digelar di Sirkuit Sepang, 23 Maret mendatang.
(/)











































