Peterjun Berburu Rekor di Bali
Sabtu, 07 Agu 2004 21:19 WIB
Tuban - Sebanyak 24 peterjun Indonesia akan bersaing dengan para peterjun dari 16 negara lain untuk bisa berpartisipasi dalam ajang Pemecahan Rekor Nasional Terjun Payung Kerjasama di Udara. Rekor tersebut hanya untuk 100 orang. Ajang terjun payung yang bertajuk βSeratus Citra Anak Bangsaβ ini diselengarakan untuk memperingati HUT ke-59 Republik Indonesia akan digelar di Bali mulai 8 hingga 14 Agustus 2004. Evet terjun Payung ini diikuti oleh ratusan peterjun dari 17 negara, di antaranya Amerika dengan 29 peterjun, Australia (23), Rusia (36), Belgia (28), dan peterjun lain dari beberapa negara di Eropa dan Asia. βSeluruh peserta akan diseleksi untuk bisa masuk dalam 100 penerjun tersebut,β kata Ketua panitia pelaksana Nisfu Chasbullah dalam jumpa pers di Bandara Ngurah Rai, Jl. Air Port Ngurah Rai, Tuban, Bali, Sabtu (7/08/2004). Seleksi akan dilakukan oleh Presiden Federasi Aerosport International, BJ Worth. βKita berharap Indonesia bisa ikut dalam pemecahan rekor tersebut. Nyelip satu orang saja kita sudah bersyukur,β katanya. Chasbullah mengatakan, jika konfigurasi tersebut tercapai maka rekor ini akan masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Jika sukses, Indonesia akan menjadi negara ketujuh di Asia yang memecahkan rekor terjun dengan 100 orang, atau negara kedua setelah Thailand yang berhasil menerjunkan 100 peterjun dengan satu pesawat. βSeratus Citra Anak Bangsaβ adalah ekspresi karya para peterjun dari Indonesia dan mancanegara yang berjumlah 100 orang peterjun yang akan bergabung dan bergandengan tangan melakukan formasi kerjasama di udara membentuk konfigurasi baling-baling merah putih. Pemecahan rekor ini akan dilakukan pada ketinggian 20 ribu kaki. Konfigurasi diharapkan terbentuk pada ketinggian 14 ribu kaki dengan lama konfigurasi selama tujuh detik. Peterjun akan diangkut dengan sebuah pesawat Hercules. (a2s/)











































