Hirvonen memenangi Reli Portugal setelah menuntaskan 22 special stage, Minggu (1/4/2012), dalam waktu empat jam, 19 menit dan 24,3 detik. Pereli asal Finlandia ini mengungguli Mads Ostberg dan Evgeny Novikov.
Namun, setelah diadakan pemeriksaan seusai lomba, stewards menganggap mobil Citroen DS3 WRC milik Hirvonen menyalahi regulasi. Pelanggaran yang dimaksud adalah masalah kopling dan komponen turbo yang terlalu besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kubu Citroen tidak terima dengan keputusan ini. Mereka pun akan mengajukan banding.
"Kami tidak punya niat apa pun untuk menipu dan keputusan yang muncul sudah di luar proporsinya," jelas bos Citroen, Yves Matton, di Autosport.
"Faktanya, perbedaan itu tak memberi kami keuntungan apa pun. Kami memutuskan untuk mengajukan banding."
"Saya minta maaf kepada Mikko Hirvonen dan (co-driver) Jarmo Lehtinen yang sudah menampilkan performa yang luar biasa pada reli yang sangat sulit. Mereka layak mendapatkan kemenangan pertamanya bersama kami," ujar Matton.
(mfi/krs)











































