"King Otto" Bawa Obor Olimpiade
Senin, 09 Agu 2004 13:57 WIB
Jakarta - Pelatih Yunani Otto Rehhagel memperoleh kehormatan membawa obor Olimpiade menyeberangi jembatan Rio-Antirio Yunani. Otto berlari sambil membawa obor sejauh 300 meter.Acara yang menjadi ciri khas pelaksanaan Olimpiade tiap empat tahunan itu, juga dimaksudkan sebagai peresmian jembatan yang menjadi salah satu jembatan terpanjang di dunia dengan jarak 2,883 kilometer.Rombongan pembawa obor melintasi jembatan tersebut dipimpin oleh presiden perusahaan pembangunan jembatan tersebut, Jean-Paul Teyssandier. Sementara Otto meneruskan obor dari salah satu mantan pejabat terkemuka Yunani Dimitris Kitsos."Saya sangat senang hari ini bisa berlari di jembatan yang sangat indah ini," ujar Otto setelah menyelesaikan larinya, seperti dilansir AFP, Minggu (8/8/2004).Pada awal pengerjaannya tahun 2000 lalu, jembatan yang akan menjadi simbol Yunani modern itu direncanakan baru selesai bulan November. Namun pemerintah setempat mempercepat pengerjaannya, hingga selesai sebelum pembukaan Olimpiade. Selain acara obor Olimpiade, penduduk dari daerah Teluk Corinth hingga Teluk Patras yang dihubungkan jembatan tersebut juga melakukan pesta besar-besaran. "Saya sangat terharu. Semoga selesainya jembatan ini menandai suksesnya Olimpiade dan Paralympic," ujar Otto.Olimpiade akan berlangsung di Athena 13-29 Agustus mendatang. Dan akan dilanjutkan dengan pesta olahraga penyandang cacat Paralimpic tanggal 17-28 September.Pelatih berusia 65 tahun itu menjadi sosok yang dianggap pahlawan oleh masyarakat Yunani, setelah berhasil membawa "Negeri Mitos" itu menjadi juara Euro 2004 Portugal. Bahkan berdasarkan poling yang dilakukan baru-baru ini, 80 persen penduduk Yunani menganggap Otto pantas untuk diberikan status warga negara Yunani. (lom/)











































