"Anggaran dari Menpora Rp 100 miliar diharapkan bisa digunakan sebaik-baiknya. Untuk tiga cabang olahraga (tambahan) itu, karena kurang dari lima provinsi belum bisa bicara. Sampai sekarang belum bisa mengatakan tunggu hasil pendaftaran Kamis baru diputuskan," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng.
Bertempat di kantor Kementrian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, di Jakarta, Selasa (3/4/2012), Menpora menggelar pertemuan untuk membahas pembiayaan PON XVIII. Hadir juga dalam rapat tersebut Deputi Bidang Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto dan ketua harian PB. PON, Syamsul Rizal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, ketua harian PB. PON Syamsul Rizal menyatakan, dana tersebut masih kurang, karena total dana yang dibutuhkan sebesar Rp 760 miliar.
"Untuk pendanaan Menpora menjanjikan Rp 150 miliar. Baru cair Rp 100 miliar, total kebutuhan Rp 760 miliar untuk penyelenggaraan dan akomodasi. Artinya kurang sekitar Rp. 700 miliar,'' papar Syamsul.
Lebih lanjut, Syamsul mengatakan dengan adanya kekurangan dana tersebut, pihaknya segera memaksimalkan pihak ketiga, yakni sponsor.
"Kami akan maksimalkan sponsor. Tinggal sekitar 20 persen kekuarangan. Karena kami punya tabungan Rp. 500 m dari tabungan APBD," tukas dia.
(din/mrp)











































