Seperti dikabarkan sebelumnya, dunia tinju Indonesia kembali kehilangan salah satu atletnya setelah Afrizal meninggal dunia, Rabu (4/4/2012) pagi, akibat cedera yang ia dapatkan usai bertanding di atas ring tinju, Sabtu (31/3) malam.
Menpora mengaku belum mendapatkan laporan langsung mengenai kejadian tersebut, tetapi ia tetap menyatakan rasa bela sungkawa mendalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengingat ini bukan kali pertama petinju Indonesia tutup usia akibat cedera fatal akibat bertanding, Menpora pun berharap agar peraturan benar-benar diterapkan dengan baik.
"Tinju memang olahraga yang keras, karena itu aturan-aturan yang ada dalam penyelengaraan olahraga ini harus benar-benar diterapkan secara ketat, termasuk kesiapan dan kesehatan atlet, jalannya pertandingan, perwasitan, dan prosedur-prosedur pasca pertandingan."
"Saya telah meminta BOPI melaporkan secara lengkap mengenai musibah ini dan apakah aturan-aturan tersebut sudah diterapkan dengan benar. Kita berharap dunia tinju terus mencari cara-cara dan aturan-aturan untuk meminimalkan musibah semacam ini di masa depan," harap Andi.
(krs/a2s)











































