Cuaca Panas, "Hantu" Athena 2004

Jelang Olimpiade 2004

Cuaca Panas, "Hantu" Athena 2004

- Sport
Selasa, 10 Agu 2004 13:00 WIB
Jakarta - Tiga hari menjelang bergulirnya Athena 2004, tantangan non-teknis menghantui para atlet. Bukan keamanan yang menjadi tantangan, namun cuaca. Seperti layaknya negara-negara lain di Eropa, Yunani mengenal empat musim, yang terbagi dalam dua periode waktu. Pertama adalah musim dingin dan hujan yang berlangsung pada pertengahan Oktober hingga akhir Maret. Sedangkan periode kedua dikenal sebagai musim panas dan akan berlangsung bulan April hingga September. Temperatur terendah terjadi pada medio Januari dan Februari dengan rata-rata temperatur 5-10 derajat celcius. Sementara olimpiade, yang akan berlangsung pada 13-29 Agustus, berada pada periode paling hangat. Menurut badan meteorologi setempat, pada masa ini temperatur terendah 29 derajat celcius, sementara temperatur tertinggi mencapai 35 derajat celcius. Meski panitia Athena 2004 telah menempatkan jadwal sebagian besar even di malam hari, babak penyisihan hingga semifinal masih akan digelar dalam cuaca panas.Cabang marathon yang akan dipertandingkan mulai pukul 18.00 waktu setempat, misalnya, dilangsungkan saat Athena tengah "panas-panasnya" dengan perkiraan temperatur 23-33 derajat celsius pada hari dilangsungkannya lomba. Sementara Stadion Olimpiade Athena di waktu-waktu tertentu temperaturnya bahkan bisa mencapai panas maksimal, 35 derajat celcius. Meski stadion berkapasitas 72,000 penonton itu telah mempercantik penampilan dengan tambahan atap kaca yang futuristik, namun temperatur tampaknya masih akan menjadi kompetitor buat para atlet. "Cuaca di Athena sangat hangat dan membutuhkan waktu untuk melakukan penyesuaian," ujar atlet lompat jauh India Anju Bobby George kepada 123bharath.com.Athena 2004 akan digelar di tiga puluh lima venue, yang tersebar di kota Athena, Heraklio, Olympia, Patras, Thessaloniki, dan Volos. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads