Jelang Olimpiade 2004
Demo Mengenang Kematian 13 Buruh
Rabu, 11 Agu 2004 15:14 WIB
Jakarta - Yunani boleh bangga karena berhasil menyelesaikan pembangunan sarana Olimpiade 2004 tepat waktu. Namun ternyata sukses tersebut mengorbankan 13 pekerja, yang diperingati hari Selasa (10/8/2004) kemarin. Peringatan kematian 13 pekerja yang meninggal akibat kecelakaan saat pembangunan beberapa stadion, dilakukan oleh sekitar 500 demonstran yang mengecam pelaksanaan Olimpiade.Untuk menyelesaikan proyek pembangunan fasilitas Olimpiade tepat waktu, pemerintah Yunani terkesan menghalalkan segala cara. Bahkan sampai mengabaikan kesalamatan pekerja. Akibatnya tidak seluruh masyarakat Yunani mendukung Olimpiade Athena."Kami membayar Olimpiade dengan darah. Semua uang yang dikeluarkan untuk kejuaraan ini hanya menghasilkan sedikit untuk anak cucu kami, mungkin akan lebih parah," ujar Ketua Persatuan Buruh Konstruksi Yunani (GCWU) Andreas Zazopoulos, seperti dilansir AP, Selasa (10/8/2004).Para pekerja konstruksi dipaksa berpacu dengan waktu yang kurang dari satu tahun untuk mengejar penundaan yang terjadi akibat ketidaksiapan pemerintah dan konstruktor. Akibatnya biaya operasi meningkat hingga US$ 7 juta (sekitar Rp 64,7 miliar). Selain masalah diatas, proyek Olimpiade juga menyimpan persolan lain yang belum terjawab. Sekitar 10 ribu imigran asal negara tetangga Yunani yang dipekerjakan kini nasibnya tidak jelas. Setelah kontraknya selesai mereka mau kerja apa di Yunani? (lom/)










































