Rekor Pecah tapi Atlet Terjun Payung Indonesia Tewas

Rekor Pecah tapi Atlet Terjun Payung Indonesia Tewas

- Sport
Rabu, 11 Agu 2004 19:52 WIB
Denpasar - Suka cita berubah menjadi duka cita. Acara pemecahan rekor terjun payung nasional yang diadakan di Bali diwarnai dengan tewasnya atlet kawakan Indonesia, Theo Mandagi.Mandagi, 56, menghembuskan nafas terakhirnya setelah payungnya tidak terbuka ketika melakukan penerjunan terakhir bersama 49 peterjun lain pada sekitar pukul 18.00 WITA. Ia jatuh bebas di sebelah selatan bandara Ngurah Rai, Denpasar, Rabu (11/8/2004), tempat digelarnya ajang Pemecahan Rekor Nasional Terjun Payung Kerjasama di Udara.Saat berita ini diturunkan jenazah masih berada di Rumah Sakit Umum Sanglah. Dari mulutnya keluar darah, tapi belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit tersebut.Ketua panitia event tersebut, Nisfu Chasbullah, juga masih belum bisa dimintai komentarnya. Beberapa kali Detikcom mencoba menghubunginya, tapi telepon genggamnya tidak diangkat.Mandagi adalah satu dari 24 peterjun Indonesia yang berpartisipasi pada acara bertajuk β€œSeratus Citra Anak Bangsa” yang diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-59 Republik Indonesia. Mereka bersaing dengan puluhan atlet dari 16 negara lain untuk berburu rekor nasional.Rekor yang ditargetkan adalah formasi kerja sama 100 orang di udara. Rekor itu sendiri pecah β€”dan dimasukkan Museum Rekor Indonesia (MURI)β€” sebelum musibah yang dialami Mandagi. Formasi tersebut terbentuk pada penerjunan kedua sekitar pukul 13.00 WITA pada ketinggian tujuh kilometer, setelah pesawat terbang hingga 20 ribu kaki. Dari 100 atlet tersebut, wakil yang terpilih dari Indonesia sebanyak delapan orang termasuk Mandagi.Atlet legendaris asal Sulawesi Utara itu bernasib naas ketika mencoba melakukan penerjunan formasi 50 orang. Namun aksi tersebut berakhir tragis karena payungnya mengalami masalah dan akhirnya Mandagi langsung menjemput bumi. Mandagi adalah salah satu atlet terbaik yang pernah dimiliki Federasi Aero Sport Seluruh Indonesia (FASI) dan punya segudang prestasi gemilang di kancah nasional. Seorang putrinya, Pingkan Mandagi, juga adalah atlet terjun payung berskala nasional. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads