Panitia Bentuk Tim Penyelidik Tewasnya Theo Mandagi
Rabu, 11 Agu 2004 23:30 WIB
Bali - Pihak Panitia Acara Pemecahan Rekor Terjun Payung Nasional di Bali telah membentuk tim guna melakukan penyelidikan atas penyebab tewasnya atlet Indonesia, Theo Mandagi. Ketua Panitia, Nisfu Chasbulah mengatakan bahwa mereka masih belum dapat memberikan kepastian akan penyebab tidak dapat berkembangnya parasut yang dipakai Theo Mandagi sehingga menewaskan atlet kawakan asal Sulawesia Utara ini.Sebab itu, pihak panitia telah membentuk tim guna melakukan penyelidikan untuk mendapat kepastian mengenai kronologi atas kejadian yang menimpa Theodorus Petrus Mandagie yang sering disapa Theo Mandagi.βKita masih menyelidiki sebab akibat mengapa parasut tidak mengembang. Kita telah membentuk tim untuk menyelidiki kronologi kejadian,β ungkap Nisfu kepada wartawan di Sekretariat Panitia Terjun Payung di bandara Ngurah Rai, Bali, Rabu (11/8/2004) βKita sedang meruntun jam berapa dan mengapa bisa terjadi peristiwa tersebut. Kita tidak memberikan statemen karena tidak ingin adanya spekulasi,β kata Ketua Panitia acara bertajuk βSeratus Citra Anak Bangsaβ tersebut Seperti diberitakan sebelumnya, Theo Mandagi, 56 tahun, mengalami kecelakaan setelah payungnya tidak terbuka saat melakukan penerjunan sore bersama 49 peterjun lain guna merayakan rekor formasi kerjasama 100 orang di udara. Theo ditemukan dalam posisi telungkup beberapa meter dari pinggir pantai atau sekitar 1 km meter di sebelah selatan Bandara Ngurah Rai pada pukul 18.02 WITA. Ia menghembuskan nafas terakhirnya saat dievakuasi ke Rumah Sakit Sanglah.Theo Mandagi adalah satu dari 130 penerjun baik dari Indonesia maupun dari mancanegara yang ikut berpartisipasi pada acara bertajuk βSeratus Citra Anak Bangsaβ yang diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-59 Republik Indonesia. (key/)











































