Dalam rilis yang diterima redaksi detiksport, Kamis (26/4/2012), Subhan/Hade menjalani survei selama tiga hari, 23-25 April lalu, dengan menunggangi mobil Toyota Hilux double cabin.
Mereka menempuh total jarak 1.900 km, yang 500 km di antaranya menjadi 19 jalur SS (Special Stage) untuk Reli Argentina, yang menjadikannya serbagi seri World Rally Championship (WRC) terpanjang dan terganas setelah Safari Rally di Kenya pada 2002.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hade menambahkan, sejauh ini tak ada kendala teknis yang menghambat. Mitsubishi Lancer Evo X yang akan dipakai mereka di reli ini sudah ditinggikan untuk mengantisipasi trek berbatu. Setelan mobil dibuat campuran antara lintasan yang membutuhkan kecepatan tinggi dan trek yang sangat kasar.
"Set up itu akan disempurnakan lagi menjelang lomba. Pacenote (panduan) sudah dibuat semaksimal mungkin untuk mengantisipasi semua kondisi, termasuk kabut," kata Hade, yang sempat disetop polisi Argentina di hari kedua survei karena tidak menyalakan lampu kabut di mobilnya.

Reli Argentina musim ini hanya melombakan dua kategori, WRC dan Production WRC (PWRC). Bertarung di bawah bendera Bosowa Rally Team, ini adalah seri perdana dari enam seri PWRC yang diikuti Subhan.
Klasemen sementara PWRC ditempati pereli Michal Kosciuszko (Polandia/Mitsubishi Evo X) dan Benito Guerra (Meksiko/Mitsubishi Evo X) dengan masing-masing poin 40 dan 25. Kosciuszko menjuarai seri perdana Rally Monaco sementara Guerra juara di Rally Meksiko.
Di Argentina, Subhan akan mendapat tantangan serius dari punggawa tuan rumah, Marcos Ligato, yang menggeber Subaru WRX STI. Seperti halnya Subhan yang pernah menjajal PWRC pada 2008, Ligato yang juara nasional Argentina ini juga jebolan PWRC 2005 dengan hasil peringkat 3 kejuaraan dunia musim itu. Ini juga seri perdana dari enam seri PWRC 2012 yang diikuti Ligato.
Subhan/Hade hanya menargetkan finis dan dapat poin di event ini. Itu berarti mereka harus finis di 10 Besar dari 12 kontestan resmi PWRC di Argentina. Reli digelar mulai besok (27/4) sampai hari Minggu (29/4).
(a2s/a2s)











































