Dari enam atlet yang akan dikirim Indonesia di olimpiade penyandang cacat tersebut, Ni Nengah termasuk yang paling diandalkan bisa meraih prestasi tinggi. Ia pernah menjadi atlet terbaik di ASEAN Paragames 2011 yang dihelat di Solo.
Menghadapi Paralympic Games yang akan digelar di London, Inggris, 29 Agustus sampai 9 September mendatang itu, Ni Nengah mengaku sudah mulai mempersiapkan diri dengan inisiatif sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelajar Sekolah Menengah Atas kelas 2 itu, yang sehari-harinya duduk di kursi roda, menunjukkan tekadnya untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Ia cuma ingin menampilkan yang terbaik untuk Indonesia di ajang internasional itu.
"Dulu waktu awal-awal latihan badannya sakit. Sering nangis-nangis dulu baru mau latihan. Tapi lama kelamaan saya harus semangat dan kuat," ujar Ni Nengah.
"Saya harus berjuang dan membuktikan bahwa penyandang cacat mampu berprestasi dan membawa medali buat Indonesia," tuntas atlet kelahiran 12 Desember 1992 itu.
(a2s/roz)











































