"Atlet kami beberapa ada yang terkena infeksi cacing keremi, disebabkan karena pasir lapangan tempat berlatih kami kurang bersih, karena sering terdapat kotoran kucing," ujar pelatih tim putri sepak takraw pantai, Abdul Malik, di poliklinik KONI, Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Sepak takraw pantai adalah salah satu cabang olahraga yang diikutkan di Asian Beach Games tahun ini, yang digelar di Haiyang, China, 16-22 Juni mendatang. Tim ini terdiri dari 24 atlet, dan terus menjalani pelatnas di Universitas Negeri Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasir lapangan yang digunakan berlatih di UNJ bukanlah pasir pantai yang harusnya dipakai di lapangan sepak takraw pantai. Karena jika hujan, pasir mengeras. Berbeda dengan pasir pantai yang masih bisa terurai ketika hujan," ungkap Abdul Malik.
"Saya takut jika sembarangan diobati, takutnya malah tambah merugikan atlet saya. Makanya saya hanya minta dilakukan operasi kecil untuk dikeluarkan," tukas dia membeberkan solusi masalah tersebut.
(a2s/mfi)











































