Olimpiade 2004
Cina Teratas, INA di Urutan 20
Selasa, 17 Agu 2004 10:51 WIB
Jakarta - Cina masih bertengger di urutan teratas dalam daftar perolehan medali Olimpiade 2004. Indonesia tidak menambah medali di hari ketiga dan menduduki posisi 20 besar.Cina sampai saat ini telah mengumpulkan 10 medali emas empat perak dan satu perunggu. Tambahan emas antara lain disumbangkan Shi Zhiyong dari cabang angkat besi.Tampil di nomor 62 kilogram, ia membuat rekor baru Olimpiade dengan total angkatan 325 kg. Di nomor ini dua lifter Indonesia Gustar Junianto dan Sunarto gagal mendapatkan medali.Atlet Cina lain yang juga menorehkan prestasi gemilang adalah perenang putri Luo Xuejuan. Juara dunia dua kali ini merebut medali emas di nomor 100 meter gaya dada. Luo menjadi atlet Cina pertama dalam delapan tahun yang berhasil menyumbangkan emas buat negaranya di cabang renang pada Olimpiade.Sementara itu Indonesia tertahan di urutan 20 besar karena tidak menambah medali pada hari ketiga, Senin (16/8/2004). Tiga atlet yang tampil di final kemarin, semuanya dari cabang angkat besi (Gustar, Sunarto, dan Fatmawati), gagal menyumbangkan medali.Tuan rumah Yunani mendulang medali emas pertamanya atas nama Nikolaos Siranidis dan Thomas Bimis dari cabang menyelam nomor 3 meter springboard. Perolehan medali hingga Selasa (17/8/2004) pukul 10.00 WIB:(Negara-emas-perak-perunggu) Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β 1. Cina 10 - 4 - 1 2. Australia 6 - 2 - 5 3. Jepang 5 - 1 - 1 4. AS 3 - 5 - 5 5. Prancis 2 - 2 - 3 6. Italia 2 - 2 - 1 7. Turki 2 - 0 - 1 7. Ukraina 2 - 0 - 1 9. Rusia 1 - 5 - 2 10. Jerman 1 - 2 - 1 11. Hongaria 1 - 1 -1 12. Korea Selatan 1 - 0 - 2 12. Thailand 1 - 0 - 2 14. Yunani 1 - 0 - 1 15. Afsel 1 - 0 - 0 16. Belanda 0 - 2 - 3 17. Korea Utara 0 - 2 - 0 17. Polandia 0 - 2 - 0 19. Slovakia 0 - 1 - 1 20. Austria 0 - 1 - 0 20. Georgia 0 - 1 - 020. Inggris Raya 0 - 1 - 0 20. Indonesia 0 - 1 - 0 (a2s/)











































