Formula Pilota 2012 akan diikuti 21 peserta dari Asia dan Eropa. Sean, yang akan turun dengan mobil Formula mesin Abart 1400 cc Turbo ECU Magneti dan chasis Tatuus, adalah pebalap Indonesia termuda yang mengikuti ajang ini.
Sean kini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti seri pertama yang digelar di Sirkuit Internasional Shanghai, China, 16-17 Juni mendatang. Pelajar sekolah internasional setingkat kelas dua SMA itu melakoni beberapa kali sesi latihan di Sirkuit Sepang, Malaysia, dan Sirkuit Zhuhai, China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ricardo menjelaskan, Sean sebenarnya baru dijadwalkan tampil di Formula Pilota pada tahun depan. Namun, karena pihak Formula Pilota menganggap Sean sudah layak tampil musim ini, Tim Sean GP pun meresponsnya.
Sean sendiri bersemangat menyambut petualangan barunya ini. Dia juga tak mau memasang target yang muluk-muluk.
"Saya sangat antusias dan semangat untuk mengikuti ajang Formula Pilota ini. Dan saya akan berusaha tampil maksimal," ujarnya.
"Untuk target mungkin belum, apalagi saya baru kali pertama dan belum banyak tahu tentang kekuatan lawan-lawan saya, khususnya yang dari Eropa karena mereka melakukan tesnya di sirkuit yang berbeda dengan kita. Di samping itu, mereka sudah berpengalaman," kata Sean.
"Saya akan berusaha keras untuk tampil baik di seri pertama ini. Doakan saja semoga perjuangan saya nanti membuahkan hasil bagus," imbuhnya.
Setelah Shanghai, Sean juga akan mengikuti lima seri lainnya, yakni di Sirkuit Internasional Ordos (2-8 Juli dan 18-19 Agustus), Sirkuit Internasional Zhuhai, China (15-16 September), Sirkuit Internasional Penbay, Taiwan (6-7 Oktober), dan terakhir Sirkuit Internasional Sepang (3-4 November).
(mfi/krs)











































