Β
"Dari kunjungan kerja kita ke Riau ini, memang kita akui masih ada beberapa masalah yang ditemukan di lapangan. Masalah itu tidak lain, masih adanya venue PON yang belum tuntas," kata Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman dalam perbincangan dengan detikSport di Pekanbaru, Selasa (29/5/2012).
Β
Tono menyebutkan, dari kunjungan ke sejumlah venue yang ada di Pekanbaru, pihaknya menilai hanya sebagian kecil yang belum terselesaikan dengan baik, antara lain lapangan tembak, lapangan boling dan biliar.
Β
"Tiga venue ini memang mengalami kendala. Namun hal itu hanya persoalan pendanaan yang anggarannya belum diketuk palu oleh DPRD Riau. Jadi intinya kendala di lapangan hanya persoalan pendanaan saja," kata Tono.
Β
Laporan ini, lanjut dia, akan segera dia sampaikan ke pihak Kemenpora untuk segera ditelaah.
Β
"Secara keseluruhan kita melihat persiapan venue di Riau sudah 90 persen. Kami yakin sisa waktu 3 bulan ke depan Pemprov Riau bisa menyelesaikannya tepat waktu," kata Tono.
Β
Dari kunjungan kerjanya selama dua hari di Riau, Tono menilai, berbagai persiapan venue dan penyelenggaraan PON masih jauh lebih siap dibanding persiapan PON di Sumatera Selatan.
Β
"Dengan batas waktu yang masih tersisa 3 bulan ke depan, bila kita melihat persiapan PON di Sumsel, Riau masih jauh lebih siap. Karena itu kami yakin PON di Riau tidak akan diundur dan akan berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan pada September mendatang," terang Tono.
PON XVIII rencananya dihelat dari 9 sampai 20 September 2012.
(a2s/krs)











































