Humas Penitia Besar PON (PBPOB) Riau, Chairul Rizki, mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (5/6/2012) di Pekanbaru. Menurutnya, sejak saat ini, PB PON telah membuka pendaftaran bagi seluruh jurnalis di Indonesia yang akan meliput pelaksanaan PON.
"Bagi media nasional dan daerah yang akan mendaftarkan wartawannya liputan ke PON Riau, kita sudah mulai buka pendaftaran. Ini dilakukan lebih awal untuk mempermudah sistem administrasi dalam peliputan nanti," kata Rizki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini belum hitungan media nasional yang ada di Jakarta. Dan belum lagi rombongan humas dari masing-masing pemerintah provinsi. Termasuk lagi wartawan yang ada di Riau, sehingga kami hitung minimal 1.800 jurnalis."
Rizki menyebut, setiap wartawan nantinya akan diberikan ID card resmi dari pantia PON untuk bisa meliput jalannya pesta olahraga tersebut. Namun demikian, panitia juga akan memilah liputan pembukaan dan penutupan PON yang akan dibuka Presiden SBY.
"Mungkin ada pemilihan saat pembukaan dan penutupan PON saja. Karena dalam pembukaan dan penutupan ada ring 1, ring 2 dan ring 3," kata Rizki.
Dalam peliputan selama pesta olahraga, lanjut Rizki, pihaknya akan memberikan bantuan di media center berupa makan dan minuman ringan. Untuk media center tertentu, pihak panitia juga menyediakan alat pijat ringan.
"Kita akan memberikan fasilitas semaksimal mungkin untuk menunjang kerja wartawan. Kita juga menyediakan wi-fi gratis di setiap media center," kata Rizki.
(a2s/din)











































