Dulu Berebut Kartu Pokemon, Kini Bidik Medali Emas

Olimpiade 2012

Dulu Berebut Kartu Pokemon, Kini Bidik Medali Emas

Kris FW - Sport
Selasa, 24 Jul 2012 04:11 WIB
Dulu Berebut Kartu Pokemon, Kini Bidik Medali Emas
Ashley McKenzie (kanan) (Getty Images)
London -

Ashley McKenzie adalah seorang pejudo asal Inggris yang ikut memperebutkan medali emas Olimpiade di London. Siapa mengira kalau jalan hidupnya saat ini mungkin akan berbeda jika bukan karena Pokemon.

Pokemon, akronim dari Pocket Monster, adalah sebuah seri video game populer yang kemudian merambah ke berbagai media seperti film animasi, komik, dan permainan adu kartu. Permainan kartu Pokemon itu pula yang sempat digemari oleh Ashley belia.

Saat usianya 11 tahun, 12 tahun lalu, ia dikenal sebagai bocah bermasalah sampai-sampai dikeluarkan dari sekolah. Kegemarannya akan adu kartu Pokemon kemudian membuat Ashley kecil terlibat perselisihan dengan bocah lain di London, yang mengambil kartu kesayangannya. Inilah awal perkenalan Ashley dengan judo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Charizard (salah satu kartu Pokemon--red) adalah kartu terhebat. Ketika itu inilah hidupku," ungkap Ashley di Reuters.

"Aku mencengkeram kausnya dan tahu-tahu aku ada di atas pundaknya. Aku kembali mengejarnya dan lagi-lagi ia melemparku. Aku berpikir, 'Tak mungkin, ada apa, nih? Kok dia bisa membantingku? Ia melukaiku'," kenangnya.

Terkejut dengan kejadian itu, Ashley kecil bergegas pulang ke rumah dan langsung berselancar di internet. Ia akhirnya tahu kalau dirinya baru saja dikalahkan dengan gerakan judo. Penasaran, ia menuju klub lokal dan bertemu dengan bocah yang berselisih dengannya, juga kartu Pokemon-nya.

"Kami bicara, kami jadi teman, aku mulai menekuni judo. Tentu saja aku pada akhirnya berhasil mengambil kartu Pokemon-ku," lugasnya tertawa.

Ashley, yang tak sungkan mengisahkan masa kecilnya yang bermasalah, kini mengaku bangga dengan keberhasilannya membuat jalan hidupnya jadi lebih bermakna berkat judo.

Ia pun bertekad meraih medali emas di London, di depan teman-teman dan keluarganya, meski tahu itu tidak akan mudah. Jika pun tidak berhasil kali ini, Ashley menegaskan akan lebih bertekad untuk meraihnya dalam Olimpiade di Brasil pada 2016.

"Aku sudah berjalan dari titik terendah sampai titik tertinggi di dalam hidupku. Aku sudah melakukan apa yang mesti aku lakukan untuk sampai di sini. Aku telah menaklukkan hadangan besar untuk keluar dari masalah, sampai akhirnya bisa sampai di sini. Langkah berikutnya adalah berusaha meraih medali."

"Di Rio sudah pasti aku akan membidik emas. Aku mau medali, tak dapat dipercaya betapa aku sangat menginginkan sebuah medali emas," serunya.



(krs/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads